Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Wajib Pajak Besar Empat di Jalan Sudirman, Jakarta, kemarin (Kamis, 15/9) pagi, tak sesepi biasanya. Suasananya riuh karena sedari pagi sudah didatangi banyak wartawan yang ingin meliput tamu spesial hari itu.
Menjelang pukul 11.00 WIB, keramaian makin menjadi, terutama saat mobil Range Rover wana hitam bernomor polisi B 1445 memasuki gerbang. Mobil itu dikendarai sendiri oleh orang yang sudah ditunggu-tunggu kedatangannya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Ia tak banyak bicara saat turun dari mobil dan berjalan menuju salah satu ruangan di kantor itu. Hanya senyum yang ia berikan meski wartawan langsung memberondongnya dengan pertanyaan. Tommy baru obral omongan ketika selesai melaporkan hartanya.
Kepada wartawan, ia mengatakan alasannya ikut program amnesti pajak karena ada beberapa asetnya di luar negeri belum tercatat sebagai aset yang dikelolanya. Tommy juga mengaku sebagian besar harta dan aset yang dilaporkannya dalam amnesti pajak berasal dari luar negeri. Akan tetapi, ia tak menyebutkan jumlahnya.
Apakah berhenti di deklarasi harta? Tommy menjawab aset dan hartanya yang berada di luar negeri setelah dideklarasikan tentu akan direpatriasikan ke dalam negeri.
"Kalau ada di luar negeri, ya harus direpatriasi ke sini. Semuanya dalam bentuk saham, piutang, dan dana. Ini merupakan aset-aset yang belum dilaporkan, tapi sebelum-sebelumnya saya selalu ikut pelaporan pajak," ucap putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu.
Tommy juga menegaskan, dengan ikut program amnesti pajak, artinya ia siap ikut dalam pembangunan infrastruktur dalam negeri. Apalagi, kata dia, saat ini ada beberapa proyek dalam negeri yang sedang ia jalankan di berbagai bidang. "Ada beberapa proyek, ada di properti, perkebunan, juga tambang," tukasnya bergegas menuju mobil.
Kemarin, orang terkenal yang mendatangi kantor pajak terkait tax amnesty bukan hanya Tommy. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sunter, Jakarta Utara, juga didatangi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea bersama tiga anaknya yang hendak melaporkan harta, membayar tebusan, dan merepatriasikan harta. "Halo, apa kabar? Ini mau bayar utang. Biar selesai dosa-dosa kita," sapa Hotman.
Dia mengaku menarik seluruh harta pribadi dan milik anak-anaknya di luar negeri karena baginya pengampunan pajak Indonesia lebih murah dan aman. Kalau konglomerat dan pengusaha tidak melaporkan hartanya, kata Hotman, denda dan pidananya akan lebih berat. Namun, menurutnya, beberapa bank di luar negeri mempersulit proses repatriasi.
"Terlebih sekarang bank di Singapura membuat peraturan baru minimun rekening harus $S200 ribu. Kalau melakukan transfer/swift, akan dikenai biaya sampai S$3.000. Sangat dipersulit, terutama di Singapura."
Kepala Kanwil Pajak Jakarta Utara Pontas Pane menyebut, mulai September terjadi lonjakan deklarasi dan repatriasi yang luar biasa. (Adi/Try/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved