Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MASKAPAI penerbangan di Tanah Air akhir pekan lalu ramai-ramai merilis larangan pengoperasian Samsung Galaxy Note 7 menyusul sejumlah insiden terkait ponsel anyar Samsung tersebut di beberapa negara.
Senior Manager Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono mengatakan, tidak ada kendala berarti dalam menyosialisasikan ketetapan tersebut lantaran sebelumnya pun maskapai sudah memberlakukan larangan mengaftifkan ponsel selama dalam penerbangan.
"Pelanggan kita awareness-nya sudah tinggi ya bahwa ponsel harus off selama naik pesawat. Dengan case tertentu seperti Note 7, kami tidak banyak kesulitan untuk sebarkan imbauannya," ujar Agus saat dikonfirmasi, kemarin.
Maskapai Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink, pun sudah mengumumkan larangan serupa, sejalan dengan imbauan dari Federal Aviation Administration (FAA).
"Garuda Indonesia secara tegas meminta seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan handphone selama penerbangan sesuai pemberitahuan resmi FAA," ujar VP Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S Butarbutar melalui keterangan resmi perseroan.
Penumpang diminta tidak menyalakan, menggunakan airplane mode, mengisi (charge) baterai, hingga memasukkan Galaxy Note 7 dalam bagasi penumpang.
Sejak Minggu (11/9), lanjut Benny, pihaknya telah memasang imbauan tertulis di konter check-in di bandara yang dilayani Garuda Indonesia.
Public Relations Manager Lion Air Group Andy M Saladin mengatakan pihaknya juga merestriksi pemakaian Samsung Galaxy Note 7 selama penerbangan berlangsung.
"Kami akan terus memantau update dari FAA."
Staf Khusus Menteri Perhubungan Dewa Made Sastrawan mengatakan pihaknya mendukung langkah-langkah pencegahan kecelakaan dalam penerbangan oleh sejumlah maskapai tersebut.
Batal edar
Di Indonesia, Galaxy Note 7 yang dibanderol sekitar Rp11 juta lebih, semula direncanakan beredar 17 September mendatang.
Namun, sejalan dengan penarikan (recall) global atas ponsel itu oleh Samsung Electronics Co Ltd, penjualan inden pun disetop.
"Kami belum dapat memberi tanggal pasti mengenai ketersediaan Galaxy Note 7 di Indonesia," ujar perusahaan dalam siaran persnya.
Dua pekan setelah Galaxy Note 7 dirilis medio Agustus lalu, terjadi sejumlah insiden ponsel terbakar atau meledak saat sedang di-recharge.
Per 1 September, paling tidak sudah ada 35 kasus di berbagai negara, seperti AS dan Australia.
Kebakaran diduga lantaran ada kesalahan pada komponen baterei yang disuplai oleh pihak ketiga.
Presiden Samsung Electronics Co Ltd Koh Dong-Jin mengatakan pihaknya meminta pengguna Galaxy Note 7 mematikan ponsel mereka sembari menunggu pertukaran perangkat.
Saat ini, diestimasi ada 2,5 juta unit Galaxy Note 7 beredar di dunia.
Recall besar-besaran atas Galaxy Note 7 telah membuat saham Samsung Electronics Co Ltd anjlok 7%, penurunan terbesar dalam 4 tahun terakhir.
Alhasil, nilai kapitalisasi saham Samsung tergerus US$14,3 miliar seiring kekhawatiran insiden Galaxy Note 7 akan menenggelamkan reputasi Samsung.
"Sebagian orang awalnya berpendapat Galaxy Note 7 akan menjadi ponsel pintar terbaik yang pernah ada. Sekarang, amat mungkin ponsel itu justru dianggap sebagai yang terburuk," ujar analis IBK SecuritiesLee Seung-woo.
(Arv/Ant/CNBC/Time/*/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved