Konsumen Indonesia Perlu Kehalalan Makanan

04/9/2016 16:35
Konsumen Indonesia Perlu Kehalalan Makanan
(Istimewa)

MAYOITAS konsumen Indonesia memerlukan kejelasan kehalalan dalam makanan. Selama ini, banyak bahan yang jauh dari halal dimasukkan dalam produk makanan. Bisa dibilang ada potensi bisnis makanan halal yang besar di Indonesia.

"Makanan itu, sebelum enak, sebelum murah, sebelum bagus, mesti halal dulu dong. Sebenarnya produk halal tidak hanya berlaku untuk umat Islam. Halal itu universal. Karena, makanan halal itu baik," tutur Hadi Wijono, Marketing and Sales Director Kokola Group, Jakarta, Kamis (1/9). Apalagi, produk halal Indonesia punya peluang besar merebut pasar di ASEAN.

Karena itu, Kokola memepelopori biskuit dan wafer halal di Indonesia. Apalagi dari segi proses produksi, masyarakat konsumen Indonesia harus mengetahui dan lebih menyadari bahwa Kokola Group sudah menerapkan prinsip kehalalan sejak 42 tahun silam.

Biskuit Kokola kembali merilis produk terbaru: Malkist Susu Kokola Halal. Biskuit anyar ini telah dilakukan tes pasar beberapa waktu dan ternyata respons masyarakat sangat antusias. “Produk baru ini sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang makin sadar akan pentingnya kehalalan pangan dan telah diterimanya produk kukis Kokola halal. Maka, secara konsisten Kokola Group sebagai perintis biskut dan wafer halal Indonesia juga menghadirkan produk-produk inovatif, aman, dan halal,” ujar hadi.

Saat peluncuran Malkist Susu Kokola Halal, Kokola Group menggelar acara silaturahmi halal bihalal yang diikuti masyarakat dan komunitas hijabers. Acara ini dihadiri ustadzah dan penceramah Mamah Dedeh, ustazah Lulung, berikut artis Islami Oki Setiana Dewi.

Hadi menegaskan, produk Kokola Group halal memiliki tanda tulisan halal di semua kemasan produk Kokola. Pihaknya berharap dengan berfokus pada biskuit dan wafer halal dapat menjadi gerakan yang menstimulasi industri-industri di Indonesia untuk mengikuti jejak yang sama dan mengangkat kejayaan produk halal demi konsumen. Apalagi, untuk menciptakan produk halal dan aman butuh spirit moral yang kuat dari berbagai pihak terkait. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya