Berbicara rasa lewat tulisan, foto, atau video dalam dunia maya ternyata bisa mendatangkan penghasilan.
Hal itu seperti yang dilakoni pemilik blog Pinch of Yum dari Minnesota, Lindsay Ostrom.
Penghasilan bulanan yang diperolehnya mencapai US$32.971,75 per Juni 2015 atau sekitar Rp400 miliar.
Pada awal komersialisasi blog miliknya pada Agustus 2011, Ostrom hanya meraih US$21,97.
Penghasilan yang menggiurkan juga membuat pemilik blog Sally's Baking Addiction, Sally Quinn, beralih profesi.
"Saat pertama kali mulai saya punya pekerjaan tetap di finansial. Begitu saya menghasilkan uang yang cukup dari blog saya, saya jadi bloger penuh waktu," tutur Sally seperti dilansir CNBC.com, Jumat (14/8).
Sally yang sudah menerbitkan buku resep Candy Addiction pada September lalu itu mengaku mendapat bayaran dari iklan, menjadi duta merek, dan sponsor.
Dengan keberadaan pembaca yang sudah kuat, dia membuat jadwal untuk menulis lebih banyak dan mencerminkan keunikan dari dirinya dalam setiap artikel.
"Saya menulis seperti saya bicara di dunia nyata, itu membuat blog saya lebih menjamin, personal," tambahnya.
Blog makanan terbantu oleh penyebaran konten dengan platform yang sama.
Jadi, misalnya, hanya perlu memunculkan di Pinterest, blog bermunculan di mana-mana.
Sally mencatatkan kemunculan blognya di Facebook mencapai 309 ribu lebih, Pinterest 244.300, dan Instagram 55 ribu lebih.
Namun, kemudahan berbagi informasi itu juga membuat persaingan blog makanan semakin ketat.
Pemilik blog Peasoupeats, Aine Carlin, pun menyiasatinya dengan mementingkan identitas yang kuat dalam blog yang diasuhnya.
Memiliki tulisan khas menjadi alat paling efektif yang bisa dibawa bloger, diiringi desain keren dan gambar yang mengesankan.
"Mendapat pembaca setia juga butuh waktu, jadi pastikan menjadi bloger karena alasan yang jelas dan menikmatinya," papar pemilik buku resep Keep it Vegan itu.
Carlin juga telah menyelesaikan buku resep keduanya.
Menulis di blog bagi Carlin seperti acara reality di televisi.
Ia menyukai momen orang-orang yang merespons hasil kerjanya yang juga dikreasi ulang oleh orang lain.
Setelah memiliki statistik di Pinterest lebih dari 222.500, Instagram 3.840 lebih, dan Youtube 1.336 lebih, Carlin akan fokus untuk promosi di platform Youtube.