Pilih Alat Masak yang Praktis

Ida Farida
19/8/2016 08:20
Pilih Alat Masak yang Praktis
(THINKSTOCK)

KEGIATAN memasak kini telah menjadi gaya hidup kaum urban yang modern. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun kini mulai menyenangi kegiatan tersebut.

Namun, sejalan dengan perkembangan zaman, tuntutan gaya hidup itu pun harus selaras dengan gaya hidup masyarakat urban yang menginginkan kepraktisan, ramah lingkungan, dan menghasilkan makanan yang sehat pula.

"Anak saya senang sekali memasak, mulai dari membuat kue hingga memasak makanan. Hobi ini dilakukan setelah dia melihat lomba memasak koki cilik yang ditayangkan salah satu televisi swasta," ungkap Lindawati, 30, seorang ibu rumah tangga kepada Media Indonesia, di Jakarta, kemarin (Kamis, 18/8).

Linda, demikian panggilan akrabnya, mengaku sedikit khawatir melepaskan putri pertamanya, Adinda Zahra, 10, untuk membuat kue atau makanan sendiri. Pasalnya, peralatan masak yang dimilikinya semuanya menggunakan elektronik.

Untuk itu, lanjutnya, khusus untuk Dinda, demikian putrinya biasa dipanggil, ia harus menyediakan peralatan memasak yang aman dan praktis dan tidak menggunakan listrik. "Saya khawatir kalau dia menggunakan peralatan memasak elektronik," tutur Linda.

Lain Linda, lain pula dengan Wiwiet Djatmiko, 30. Seorang ibu rumah tangga itu juga hobi memasak. Hampir setiap hari dia memasak. Mulai dari membuat menu makanan baru hingga membuat camilan untuk keluarga.

Namun, hobinya itu terbentur dengan biaya listrik yang digunakan untuk peralatan memasaknya yang mayoritas menggunakan listrik. "Hampir setiap bulan saya harus membayar daya listrik mencapai Rp1,2 juta," ungkap Wiwiet.

Untuk menjawab tantangan gaya hidup kaum urban yang modern, sehat, praktis, dan ramah lingkungan, Tupperware, produk peralatan masak dan tempat makanan dan minuman, menciptakan produk-produk sebagi solusi.

Salah satunya, mereka merilis alat penggiling serbaguna yang disebut Tupperware Fusion Master Mincer. Inovasi penggiling multiguna itu menjadi solusi baru untuk dapur modern Anda.

Mata pisau dari alat ini sangat tajam sehingga mampu mencincang beragam jenis makanan, seperti daging, ikan, sayuran, bahkan membuat isian sosis. Fusion Master Mincer yang memiliki ukuran 24,3 x 13,3 x 26,6 cm itu dibanderol dengan harga Rp1,25 juta.

Ada pula produk kitchen preparation, seperti Turbo Chopper yang mampu menghasilkan 288 cacahan kurang dari 15 detik tanpa listrik. Alat yang digunakan untuk persiapan memasak itu dilengkapi tiga mata pisau sehingga mampu menghasilkan cacahan yang halus dalam waktu yang relatif singkat. Alat berkapasitas 300 ml itu dijual dengan harga Rp399 ribu.

Tupperware juga memiliki produk Juist yang praktis untuk membuat jus dari berbagai macam buah yang bertekstur lembut. Dengan menggunakan alat itu, membuat jus tidak perlu membutuhkan tambahan air sehingga menghasilkan sari buah murni. Produk itu dijual seharga Rp225 ribu.

Peralatan memasak lainnya yang praktis, sehat, dan hemat listrik ialah Speedy Chef, yakni mixer tanpa listrik. Speedy Chef merupakan mixer tanpa listrik karena 1x putaran sama seperti mengocok 27 kali.

Produk inovatif yang mampu mengocok telur, cream, saus maupun adonan ringan tanpa menggunakan listrik itu dijual Rp600 ribu.

Culinary company
Berbagai produk inovasi dari Tupperware itu menjadikan produk premium peralatan rumah tangga ini sebagai culinary company.

"Mulai saat ini kami ingin dikenal sebagai culinary company yang memberikan solusi cerdas untuk semua kebutuhan penyimpanan, penyiapan, masak memasak hingga penyajian untuk keluarga-keluarga di Indonesia," ungkap Nining W Pernama, President Tupperware Indonesia dan Vice President Sales Development Asia Pacific dalam acara Radiating Confidence yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, 15-17 Agustus lalu.

Nining menambahkan, "Saya membayangkan suatu saat Tupperware bisa hadir di setiap rumah di Indonesia sebagai bagian dari kebutuhan gaya hidup modern, sehat, dan ramah lingkungan setiap keluarga di Indonesia. Bila itu terjadi, saya yakin Tupperware akan bisa mengubah banyak hidup wanita Indonesia dan keluarganya menjadi lebih baik lagi."(S-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya