Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden Joko Widodo menargetkan pencapaian sektor pariwisita meningkat hingga dua kali lipat pada 2019. Sektor pariwisata diberikan target memberikan kontribusi pada PDB nasional sebesar 8%, memberikan devisa sebesar Rp280 triliun, menciptakan lapangan kerja sebanyak 13 juta orang, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 20 juta orang. Beragam strategi dipergunakan guna mencapai target-target tersebut. Mulai dari meningkatkan kualitas di daerah wisata, memberikan kemudahan akses bagi wisatawan hingga membangun tujuan wisata baru. Pembangunan daerah tujuan wisata baru diyakini menjadi andalan untuk semakin banyak menarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia. Pemerintah telah menetapkan pembangunan 10 destinasi wisata unggulan baru di luar Bali. Ke-10 daerah wisata baru itu adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang. Yang menjadi masalah krusial ialah membangun infrastruktur penunjang di daerah wisata unggulan itu. Oleh karena itu, pemerintah membentuk Badan Otorita yang akan mengoordinasi pembangunan infrastruktur di setiap kawasan wisata.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta menjelaskan badan otorita yang sudah ada di antaranya ialah Badan Otorita Pariwisata Danau Toba dan Borobudur.
“Diperlukan waktu yang tidak sebentar untuk membangun keseluruhan infrastruktur suatu kawasan dan mencapai target kunjungan,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu. Badan Otorita Danau Toba ditetapkan menjadi pilot project pengembangan kawasan wisata di Indonesia. Menurut Menpar, badan otorita bertugas melaksanakan berbagai proyek yang bersifat shared infrastructure seperti pembangunan akses bandara dan tol menuju destinasi. Badan Otorita Pengembangan Pariwisata terdiri dari Dewan Pengarah dan Badan Pelaksana yang beranggotakan beberapa menteri dari kementerian terkait dan kalangan profesional. Dengan kehadiran badan otorita diharapkan pembangunan infrastruktur di kawasan wisatan unggulan baru akan lebih cepat ketimbang bila tidak ada badan khusus yang menangani.
Dukungan pembiayaan
Langkah pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan membangun sarana infrastruktur yang memadai didukung penuh oleh kalangan perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan agar memperbesar alokasi pembiayaan ke sektor pariwisata. “OJK mendorong Lembaga Jasa Keuangan untuk memperbesar pembiayaan di sektor pariwisata dalam rangka mendukung program pemerintah untuk pembangunan dan pengembangan 10 destinasi pariwisata baru di Indonesia,” kata Ketua Komisioner OJK Muliaman D Hadad beberapa waktu lalu. Di sisi lain, upaya pemerintah untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke Indonesia mulai menampakkan hasil. Kunjungan wisman pada Januari-Mei 2016 mengalami peningkatan. Bahkan jumlah total wisman pada Juli lalu sudah menembus angka 1 juta wisman. Tiongkok menjadi negara dengan jumlah peningkatan terbanyak sepanjang 2016 yakni mencapai 20% dibanding periode yang sama pada 2015. Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, paling tinggi lompatannya ialah Mesir sebesar 58,05%, lalu Tiongkok (45,53%), Rusia (33,50%), Bahrain (28,91%), dan India (28,15%). “Tiongkok semakin menggeser posisi Australia di posisi ketiga terbesar, setelah Singapura dan Malaysia. Selama ini Australia selalu di posisi ke-3,” ungkap Arief. (Ant/B-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved