Jepang Jamin Keunggulan Kereta Supercepat Shinkansen
MI/ E-2
05/8/2015 00:00
(MI/Usman kansong)
JEPANG mengklaim kereta supercepat mereka, Shinkansen, lebih unggul daripada produk Tiongkok, baik dari sisi operasi, keamanan, maupun biaya. Klaim Jepang itu disampaikan kepada Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dua staf khusus Mendag Chris Kanter dan Kusmardi, Wakil Dubes RI untuk Jepang Ben Perkasa, dan sejumlah pemimpin media massa dari Indonesia, di Kantor Perdana Menteri Jepang, di Tokyo.
Saat ini, Jepang dan Tiongkok memang sedang berkompetisi memperebutkan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung berjarak 180 kilometer. Tadashi Maeda, Senior Managing Director Japan Bank for International Cooperation (JBIC), mengatakan pemerintah Jepang menawarkan suku bunga 0,1% per tahun dengan masa pengembalian 40 tahun, termasuk tenggang waktu 10 tahun pertama. "Jadi skema pembiayaan Shinkansen Jakarta-Bandung ini sangat menarik," kata dia seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Usman Kansong dari Tokyo, kemarin. Sebagai pembanding, sebagaimana diberitakan sejumlah media di Tanah Air, Tiongkok menawarkan pinjaman US$4 miliar dengan bunga 2% dan masa pengembalian 25 tahun.
Jika pemerintah Indonesia memilih Jepang, pembangunan Shinkansen Jakarta-Bandung dimulai 2016, uji coba 2019, dan beroperasi 2021. Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi menambahkan Shinkansen yang kelak dioperasikan di Indonesia memiliki teknologi canggih terkini, serta dapat mencegah dampak gempa bumi. "Selama 50 tahun beroperasi di Jepang, Shinkansen belum pernah kecelakaan. Bahkan ketika terjadi gempa besar pada 2011, Shinkansen pun aman," kata dia.
Keuntungan lain bagi Indonesia jika memilih Jepang, papar Izumi, ialah setidaknya 50% pengadaan proyek dilakukan di Indonesia. Pengoperasiannya pun oleh operator Indonesia. "Kami akan melakukan transfer teknologi," janjinya. Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan kebanyakan orang di Indonesia memang lebih suka jika Jepang yang membangun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, termasuk Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. "Saya akan bicara dengan Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum untuk menyampaikan semua keunggulan Shinkansen Jepang," kata dia.