BI Terapkan Kebijakan Berbasis Riset

(RO/Arv/E-3)
09/8/2016 05:02
BI Terapkan Kebijakan Berbasis Riset
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

BANK Indonesia senantiasa memanfaatkan riset dalam menerapkan berbagai kebijakan, mengingat hasil penelitian dan data yang berkualitas merupakan bagian integral dari penyusunan kebijakan bank sentral. "Untuk mencapai hal tersebut, BI terus mengembangkan berbagai wadah penelitian, termasuk seminar, call for paper, dan publikasi jurnal yang terakreditasi secara internasional," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam pembukaan Konferensi Internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BEMP) Ke-10 di Jakarta, Senin.

Konferensi BEMP tahun ini mengambil tema Mendorong stabilitas Keuangan di tengah pergeseran lanskap keuangan global.
Dalam konferensi itu, para peneliti dari BI dan lembaga lainnya, baik nasional maupun internasional, mempresentasikan dan bertukar pikiran mengenai hasil penelitian mereka. "Adanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman di antara para otoritas, peneliti, dan akademisi diharapkan dapat menghasilkan masukan yang berharga bagi penyusun-an kebijakan ke depan." Di saat yang bersamaan, untuk mendukung sosialisasi kepada masyarakat yang lebih luas, BI menyelenggarakan pula pameran riset yang dibuka untuk umum. Pameran riset mengangkat beberapa buku dan hasil penelitian yang telah disusun di BI. Dengan pameran riset itu, masyarakat dapat melihat hasil penelitian mendalam yang dijadikan dasar bagi penyusunan kebijakan BI. Masih dalam rangkaian kegiatan, Gubernur BI juga meluncurkan dua buku. Buku pertama berjudul Mengupas Kebijakan Makroprudensial, yang menandai peran bank sentral yang relatif baru berkembang. Adapun buku kedua mengangkat mengenai sejarah bank sentral di Indonesia yang berjudul Perjuangan Mendirikan Bank Sentral Republik Indonesia. Peluncuran buku mengenai perjuangan pendirian bank sentral dilakukan untuk menyebarluaskan wawasan sejarah mengenai peran penting bank sentral di bidang moneter, serta sistem pembayaran dan pengaturan industri perbankan saat pertama kali didirikan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya