Menteri ESDM Pererat Relasi Dengan PLN

Tesa Oktiana Surbakti
06/8/2016 17:27
Menteri ESDM Pererat Relasi Dengan PLN
(ANTARA)

BERBEDA dengan pendahulunya, hubungan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru Arcandra Tahar dengan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Sofyan Basir tampaknya akan berjalan harmonis.

Hal itu diawali dengan kunjungan kerja pertama Menteri ESDM ke kantor PLN, Sabtu (6/8). Kunjungan kerja itu diketahui fokus membahas keberlangsungan mega proyek ketenagalistrikan 35 ribu mega watt (MW).

Dalam kesempatan itu, Menteri ESDM juga ingin menyamakan persepsi sekaligus koordinasi dengan BUMN setrum itu agar program yang dicetuskan Presiden Joko Widodo dapat tercapai.

"PLN dan ESDM harus selaras untuk mencapai target Indonesia terang secara keseluruhan dengan tetap mempertimbangkan unsur ekonomi yang masuk akal," ujar Menteri ESDM yang baru saja berkenalan dengan jajaran direksi PLN, melalui keterangan resmi.

Archandra menambahkan harus ada jalan keluar untuk mencari solusi yang terbaik guna memecahkan persoalan harga energi primer agar tidak ada kendala lagi bagi PLN untuk merealisasikan pembangkit dari 35 ribu MW.

Kemudian, formulasi yang tepat perlu dirumuskan agar produsen energi primer tidak mengalami kerugian, begitu juga PLN. Artinya, kedua pihak harus dihubungkan dengan sistem ekonomi yang saling menguntungkan.

Sependapat dengan Menteri ESDM, Dirut PLN Sofyan Basir mengatakan bahwa selama ini harga energi primer sangat berpengaruh terhadap biaya produksi listrik. Untuk itu diperlukan solusi secepatnya untuk masalah tersebut.

“Program 35 ribu MW harus berjalan sesuai target, untuk itu tugas kita bersama untuk mendukung dan menyukseskan program tersebut," tukas Arcandra. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya