Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Penjualan Langsung Indonesia (APLI) mencatat kerugian masyarakat dengan adanya perusahaan penjualan langsung (multilevel marketing/MLM) bodong sepanjang 1975-2015 sebesar Rp126,5 triliun. Sepanjang 2015, kerugian dari permainan uang (money game) yang dilakukan MLM bodong mencapai Rp289 miliar dengan jumlah korban 119 ribu orang.
Ketua APLI Djoko Komara mengatakan setiap tahunnya, kerugian yang dialami masyarakat akibat ulah MLM bodong selalu meningkat. Dia melihat ada kecenderungan money game terus menjamur di saat perekonomian negara sedang melemah, sehingga tingkat PHK dan pengangguran meningkat.
"Tiap tahun cenderung meningkat karena kalau saya telusuri, setiap kondisi ekonomi turun, money game menjamur. Tahun lalu kan ekonomi sedang lemah jadi meningkat kasusnya," ucap Djoko seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara APLI dan Satuan Tugas Waspada Investasi di Jakarta, kemarin (Rabu, 3/8).
Menurut Djoko, perbedaan MLM berlisensi dengan MLM bodong yang melakukan money game dapat dilihat dari bonusnya. MLM berlisensi memberikan bonus kepada anggotanya berdasarkan profit dari penjualan produk, sedangkan MLM bodong memberikan bonus ke anggotanya berdasarkan perekrutan anggota.
Dia pun meminta aparat kepolisian untuk bisa langsung menindak perusahaan penjualan langsung ilegal sebelum ada aduan yang masuk.
Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rusli Nasution menerangkan kerja sama Satgas Waspada Investasi dengan APLI dilakukan agar koordinasi pencegahan dan penanganan praktik investasi ilegal lebih efektif.
"Tidak hanya tugas satgas dan APLI. Masyarakat juga jangan lupa diri. Masyarakat harus lebih bijak terhadap tawaran investasi yang langsung mengiming-imingi bonus besar. Apalagi dari online, jangan langsung percaya," tegasnya.(Jes/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved