Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKEMBANGNYA era digital dan tanpa kertas (paperless) tidak serta-merta membuat industri bisnis dokumen kertas menjadi hilang nyali. PT Astra Graphia Tbk (ASGR) justru meraih kinerja positif hingga tengah 2016.
"Tren atau jargon paperless sebenarnya sudah cukup lama. Buktinya sampai hari ini, pertumbuhan paper terus hidup dan pernah berhenti. Pada ekshibisi industri percetakan Drupa 2016 di Jerman dikatakan, printing is alive," kata Presiden Direktur Astra Graphia Harry Halim di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, kemarin (Rabu, 3/8).
Ia menjelaskan, pada semester 1 2016, perseroan meraup pendapatan bersih konsolidasian Rp1,213 triliun meningkat 26,74% daripada periode sama tahun sebelumnya, Rp957,33 miliar.
"Kenaikan pendapatan bersih itu terutama dihasilkan atas penjualan proyek dari unit usaha solusi teknologi informasi dan komunikasi," papar Harry. Namun, lanjut dia, laba bersih perseroan pada Semester I 2016 turun sekitar 2% menjadi Rp95,32 miliar ketimbang tahun sebelumnya Rp97,45 miliar.
Adanya penurunan pada pos pendapatan lain-lain menyebabkan laba bersih perseroan menurun. Menurutnya, kondisi perekonomian Indonesia yang masih stagnan menyebabkan para pelaku bisnis melakukan penghematan dalam berinvestasi. Namun, perseroan tetap berharap positif atas bisnis perseroan. Hingga akhir tahun, perseroan menargetkan tetap mampu tumbuh dua digit.
"Kondisi perekonomian Indonesia yang masih stagnan menyebabkan para pelaku bisnis melakukan penghematan dalam berinvestasi, tapi kami tetap positif atas pencapaian pertumbuhan ini," ujarnya. Pada semester I 2016, Harry mengatakan perseroan telah berinvestasi Rp160 miliar, dengan sekitar 75% untuk keperluan investasi mesin sewa dan sisanya untuk keperluan internal.
Perseroan telah meluncurkan beberapa produk portofolio office, production, dan printer, serta menambah satu kantor cabang di Karawang. Hingga kini, perseroan memiliki 32 kantor cabang, dan 92 titik layanan yang mencakup 514 kota dan kabubaten di seluruh Indonesia. (Try/Ant/E-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved