Performa Pasar kian Moncer

MI
03/8/2016 09:40
Performa Pasar kian Moncer
(Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pengarahan tentang pengampunan pajak---ANTARA/Puspa Perwitasari)

INDEKS harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia terus mempertahankan performa di zona hijau. Kemarin (Selasa, 2/8), IHSG ditutup menguat 11,74 poin (0,21%) seiring dengan pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi beli.

IHSG berakhir di level 5.373,32, sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 0,71 poin menjadi 926,91.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan aktivitas aksi beli kembali yang dilakukan investor asing mendorong IHSG untuk kembali bergerak di area positif.

"Pola pergerakan IHSG masih menunjukkan potensi penguatan yang cukup besar ditunjang aliran dana asing. Data perekonomian domestik yang stabil menjadi salah satu faktor yang memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia," katanya seperti dikutip dari Antara, kemarin (Selasa, 2/8).

Data yang ia maksud antara lain inflasi Juli yang relatif terkendali. Badan Pusat Statistik, Senin (1/8), mengumumkan inflasi bulanan 0,69%, sementara inflasi tahun berjalan (Januari-Juli) 1,76%. Masih jauh dari asumsi pemerintah di level 4%. Di hari serupa, IHSG menguat signifikan 145,58 poin atau 2,79% menjadi 5.361,57.

Sementara itu, dari data BEI, investor asing, kemarin, membukukan beli bersih (foreign nett buy) Rp2,922 triliun pada awal pekan ini. Total saham yang diperdagangkan sebanyak 7,53 miliar lembar dengan nilai total Rp10,75 triliun. Di lain hal, kurs rupiah terkoreksi 32 poin menjadi Rp13.089 per dolar AS.

Analis dari PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan faktor teknis menjadi salah satu penyebabnya. Sebagian pelaku pasar uang memanfaatkan momentum penguatan rupiah pada hari sebelumnya untuk ambil untung.

"Meski rupiah melemah, itu masih dalam kisaran yang terbatas, karena sentimen dari dalam negeri masih positif," kata dia.

Lukman mengatakan bahwa wajib pajak yang mulai melakukan deklarasi dana dalam mendukung program amnesti pajak akan meningkatkan permintaan mata uang rupiah sehingga potensi apresiasi masih terbuka di masa depan. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya