Profit BII Tumbuh Dua Digit

MI/RO/E-2
31/7/2015 00:00
Profit BII Tumbuh Dua Digit
(FOTO ANTARA/Audy Alwi)
KENDATI situasi perekonomian tengah lesu, PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) dapat mencetak kenaikan laba bersih hingga 13,9% pada semester I 2015. Anak usaha Grup Maybank Malaysia itu menghimpun laba bersih Rp388 miliar, atau lebih besar Rp47 miliar dari periode serupa di 2014.

Segmen perbankan bisnis dan perbankan ritel menjadi pendorong pertumbuhan bank. "Meski kondisi ekonomi penuh tantangan, kami menghasilkan kinerja operasional yang lebih baik pada enam bulan pertama tahun ini. Perbankan ritel dan perbankan bisnis terus memberi traksi positif," ujar Presiden Direktur BII Taswin Zakaria dalam siaran pers, kemarin.

Kredit perbankan ritel naik 14,2% menjadi Rp43,8 triliun, terutama ditopang segmen kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit tanpa agunan (KTA). Adapun kredit perbankan bisnis tumbuh 13,1% menjadi Rp43,3 triliun. Akan tetapi, perbankan global drop 27,2%. "Kami mengurangi exposure korporasi pada beberapa industri yang terkena dampak dari kondisi pasar saat ini dan berfokus pada re-profiling portofolio kami," jelas Taswin.

Secara keseluruhan, kredit BII tumbuh 2,4% menjadi Rp108,5 triliun per Juni 2015. Di sisi dana pihak ketiga (DPK), BII mencatat pertumbuhan 1,1% menjadi Rp107,1 triliun. Pertumbuhan konservatif itu lantaran bank mengurangi ketergantungan pada deposito berjangka dan memperbaiki deposit mix dengan memacu dana murah.

Pada semester I lalu, pendapatan komisi BII tumbuh 8,5%. Fokus BII yang lebih tinggi pada advisory activities, asuransi, dan fee terkait kartu kredit berkontribusi pada pertumbuhan fee based income semester lalu. Adapun pendapatan bunga bersih naik 10,9%, yang didorong oleh kenaikan margin bunga bersih dari 4,48% menjadi 4,73%.

"Sebagai tindakan antisipatif terhadap kondisi ekonomi saat ini dan memastikan praktik prudent banking, BII membukukan biaya provisi Rp952 miliar pada Juni 2015 dari Rp703 miliar pada Juni 2014," ucap Taswin.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya