Kemenperin Minta TMMIN Produksi Transmisi

Irene Harty
25/7/2016 20:09
Kemenperin Minta TMMIN Produksi Transmisi
(ANTARA)

KEMENTERIAN Perindustrian mengapresiasi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang telah melakukan Line Off Ceremony the All New Sienta Made in Indonesia di Karawang Plant #2, Kawasan Karawang International Industry City (KIIC), Jawa Barat, Senin (25/7). Pembuatan family car jenis mini van itu diklaim memiliki total nilai investasi Rp2,5 triliun dengan kapasitas 4.000 unit per bulan.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengaku sangat mendukung upaya itu untuk meningkatkan penguasaan pasar TMMIN di Indonesia yang memiliki posisi market share lebih dari 32% saat ini. Kendati demikian, Saleh menganggap masih ada yang kurang dari kontribusi TMMIN di Tanah Air.

"Ada satu yang masih kurang, saya juga harapkan agar kedepannya TMMIN bisa produksi untuk transmisinya di Indonesia," katanya.

Seperti yang telah diketahui kiprah TMMIN dalam memproduksi CBU, CKD, mesin, komponen, parts, dan alat bantu produksi telah diekspor ke lebih dari 70 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, Oseania, Pasifik, dan Timur Tengah. Bahkan ekspor kendaraan utuh pada tahun lalu mencapai 176.700 unit atau sekitar 85% dari total ekspor kendaraan utuh dari Indonesia.

Adanya produk baru tersebut sebagai tanda bahwa permintaan pasar akan kendaraan bermotor semakin membaik. "Kami yakin melalui berbagai paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan oleh pemerintah sejak akhir tahun 2015 akan semakin meningkatkan iklim usaha yang ada dan pada akhirnya akan semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk masuk ke Indonesia," lanjut Saleh.

Direktur TMMIN, Yui Hastoro mengaku unuk transmisi manual memang masih diimpor dari Filipina sedangkan transmisi otomatis dari Jepang. Produksi transmisi yang dilokalkan memang sedang diusahakan dengan syarat pemenuhan volum tertentu.

"Peluang bagaimana ubah produksi transmisi bisa tekan impor duty. Kita selalu lakukan approach ke Toyota untuk lokalisasi," imbuhnya. Kandungan lokal the All New Sienta sendiri mencapai 80% sedikit lebih rendah ketimbang the All New Innova yang 85% yang mana impor masih dilakukan pada teknologi tinggi dari Thailand. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya