Pengenaan Cukai Plastik Harus Tertata

Dero Iqbal Mahendra
24/7/2016 20:23
Pengenaan Cukai Plastik Harus Tertata
(Dok. MI)

KETUA Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meminta pemerintah tidak mengenakan cukai plastik secara membabi buta dan tanpa tatanan kriteria tertentu sebab akan menimbulkan dampak negatif yang besar.

"Penting untuk diperhatikan pemerintah mengenai kriteria dari cukai plastik tersebut yang tidak boleh sembarangan. Misalnya untuk plastik yang paling ramah lingkungan dengan tingkat kriteria sekian tidak boleh dikenakan cukai yang tinggi, atau bahkan kalau perlu tidak terkena cukai," terang Tulus, Minggu (24/7).

Menurut Tulus untuk plastik dengan tingkat keramahan lingkungan yang misalnya mencapai 80% cukai yang dikenakan harus lebih kecil dari plastik yang tidak ramah lingkungan, kalau perlu dibebaskan karena sudah ramah lingkungan. Intinya untuk plastik yang tidak ramah lingkungan harus menjadi lebih tinggi apapun komoditasnya.

Ia menilai cukai plastik memang bertujuan untuk melestarikan lingkungan meski pada saat yang sama terdapat konsekwensi pembebanan biaya di masyarakat guna mengendalikan konsumsi dari plastik. Sebab itu Tulus khawatir jika pemerintah tidak berhati-hati dalam kebijakan ini maka dampaknya bisa saja memicu inflasi di masyarakat.

"Saat ini konsumsi plastik kita mengkhawatirkan dari semua komoditas sehingga perlu ada upaya untuk mengendalikan hal tersebut. Selain itu nantinya cukainya harus dikembalikan untuk sektor lingkungan, jadi jangan sampai digunakan untuk pembangunan secara umum tanpa ada digunakan untuk aspek pengembalian fungsi dari lingkungan hidup," jelas Tulus. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya