Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Indonesia terbiasa menggunakan dinding pembatas dari bata. Padahal, ada pilihan lain pembatas ruang menggunakan dinding kering (dry wall) dari gipsum.
Menurut Managing Director of PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia Hantarman Budiono, penggunaan dinding kering gipsum dapat menghemat biaya konstruksi hingga 20% sehingga dapat menekan biaya pembangunan rumah.
"Bahkan, penggunaan gipsum dapat mempercepat waktu pembangunan dan juga menghemat material konstruksi. Dengan begitu harga rumah pun dapat ditekan," ujar Hantarman di Jakarta, kemarin.
Edukasi masyarakat akan pentingnya penggunaan dinding kering gipsum untuk bangunan, terutama perumahan, dinilai sangat penting. Saat ini masyarakat masih enggan menggunakan karena dianggap mahal dan merupakan hal baru.
"Kita mau gipsum, khususnya (produk) Gyproc sebagai produk gipsum kami, menjadi pilihan sejuta umat. Rumah sederhana pun bisa pakai untuk dinding selain untuk langit-langit," tambahnya.
Menurutnya, besaran backlog pengadaan rumah dapat menjadi pemicu kesadaran akan pentingnya penggunaan gipsum. "Gipsum salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan. Kita sudah melakukan edukasi kepada kontraktor agar drywall bisa menjadi solusi," lanjutnya.
Selama ini, penggunaan gipsum di Indonesia masih terbilang kecil, yakni sekitar 0,4 m2 per kapita, atau 10 kali lebih kecil daripada Eropa yang penggunaannya sekitar 4-5 m2 per kapita.
Total penggunaan gipsum di Indonesia masih sekitar 100 juta m2 per tahun, sekitar 95%-nya masih untuk langit-langit bangunan, belum untuk partisi pemisahan ruang atau dinding.
"Perkembangan industri bahan bangunan di Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan pembangunan apartemen, perkantoran, ataupun mixed use di kota-kota besar sehingga kebutuhan akan material bahan bangunan yang berkualitas, efisien, dan ramah lingkungan seperti gipsum akan semakin tinggi," jelas Hantarman.
Pada kesempatan sama, Global System Development Manager of Central Marketing Saint-Gobain Gypsum Activity Inggris, Matthew John Sexton, mengatakan akan terus mengedukasi masyarakat agar material dinding kering gipsum dapat diterima di Indonesia seperti di Eropa.
"Drywall merupakan solusi tepat untuk menjawab kebutuhan hunian karena sangat mudah diaplikasikan dan cepat dalam pengerjaan, selain juga sustainable, dan ramah lingkungan."(Mus/S-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved