Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengingatkan perbankan pelat merah untuk tak saling menawarkan bunga tinggi kepada pemilik dana repatriasi pengampunan pajak. Sebab, pemerintah mengharuskan penempatan dana repatriasi terlebih dahulu masuk ke bank persepsi sebagai gateway pengampunan pajak.
Baru setelah itu, pemilik modal boleh menentukan instrumen investasi mana sebagai penempatan aset yang ia kehendaki. “Janganlah, kalau bank BUMN itu semua harus sama. Tidak boleh ada perang bunga,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno di Kemenko Perekonomian, Rabu (20/7).
Seperti diketahui, seluruh bank BUMN masuk sebagai bank persepsi penampung dana pengampunan pajak. Sebanyak 18 bank kategori BUKU III dan IV memungkinkan berperan sebagai bank persepsi. Seluruh perbankan tersebut bakal menjadi bank persepsi jika menyetujui seluruh klausul kontrak sebagai bank persepsi yang ditetapkan pemerintah.
“Jadi investor tax amnesty lalau sudah bayar uang tebusan, uangnya itu kan harus diparkir dulu di bank. Baru sesudahnya mereka bisa taruh di mana saja, itu menjadi pilihan mereka,” ujar Rini.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memandang penempatan sementara dana repatriasi ke deposito perbankan bisa membengkakan dana penjaminan LPS setiap bank persepsi. “Kita sedang melihat apakah itu akan langsung menaikan dana pihak ketiga perbankan. Kalau demikian, itu bagaimana dengan aturan LPS yang mengatur fee penjaminan berdasar persentase DPK, kan itu bisa meningkat besar juga lho,” kata Darmin.
Pada dasarnya, ujar Darmin, pemerintah bakal memfasilitasi penempatan dana repatriasi sesuai keinginan investor. “Dia mau investasi di mana kan pilihan dia sendiri, kita ga ngatur, tapi kita sediakan pilihan pilihannya. Jangan nanti orang bawa dana pulang, tapi kemudian penempatannya terbatas sekali,” ujar dia. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved