Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KENDATI Lebaran sudah berlalu, Perum Bulog tetap menggelar operasi pasar (OP). OP itu dilakukan dalam rangka menstabilkan harga sejumlah komoditas yang masih tinggi, seperti gula, daging sapi, dan bawang merah. OP itu dilakukan di seluruh pelosok Indonesia, salah satunya melalui Rumah Pangan Kita (RPK).
Direktur Pengadaan Bulog Wahyu mengakui kondisi harga beberapa komoditi pangan pascalebaran masih tinggi. Misalnya, harga daging di pasaran umum masih di kisaran Rp120.000 per kg. Begitu juga harga gula tercatat masih tinggi di kisaran Rp15.000 per kg
Untuk menahan laju kenaikan harga daging, Bulog tetap menjual daging Rp80.000 per kg. Sedangkan gula Bulog juga menjual di bawah harga pasaran. Apalagi pemerintah menginginkan agar harga gula bisa turun di kisaran Rp12.500 per kg.
“Alasan inilah yang membuat Bulog akan terus melakukan OP beberapa komoditi pangan di pasaran agar harga bisa turun,” kata Wahyu dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, Rabu (20/7).
Dia juga optimistis, kebijakan pemerintah yang didukung Bulog dalam menurunkan harga pangan pascalebaran akan dirasakan masyarakat pada umumnya.
Untuk OP daging, Wahyu menjelaskan, pihaknya masih mendatangkan daging sapi dari Australia. Daging sapi ini akan segera dijual ke pasar untuk menurunkan harga daging sapi yang masih tinggi. Setidaknya ada sekitar 15 kontainer yang bakal masuk setelah lebaran.
Sampai akhir tahun ini, Bulog juga akan mendatangkan 2.000 ton jeroan dalam bentuk jantung dan hati. Sebagian jeroan ini sudah didatangkan selama Ramadan lalu, dan sebagian akan didatangkan pada akhir Juli dan Agustus mendatang.
Menjelang Lebaran lalu, harga beberapa komoditi pangan strategis mengalami peningkatan drastis. Karenanya, Presiden RI memerintahkan Perum Bulog untuk menstabilkan harga sejak minggu ke dua Mei lalu. Komoditi pangan yang harus dijaga stabilitas harganya yakni beras medium, beras premium, gula, minyak goring, daging sapi dan bawang merah.
Ada 82 kota seluruh Indonesia yang merupakan kota-kota pencatatan inflasi. Terdiri dari 232 titik pasar. Untuk menjaga stabilitas harga pangan tersebut Bulog melakukan operasi pasae, pasar murah dan penjualan komersial melalui pedagang, di titik pasar dan bazaar di perumahan, serta melalui jalur distribusi komersial antara lain RPK.
Dalam operasi pasar, Bulog menjual beras medium dengan harga Rp7.900/kg, beras komersial Rp8.500/kg, gula Rp13.000/kg, minyak goreng Rp12.000/kg, daging Rp80.000/kg, dan bawang merah Rp25.000/kg.
Data Perum Bulog hingga 27 Juni lalu, distribusi komoditi beras medium sudah sebanyak 215.201 ton, beras premium/komersial 78.262 ton, bawang merah Rp 1.398 ton, daging sapi 2.969 ton, gula 4.426 ton dan minyak goring 432.395 liter. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved