Kopi Temanggung Tembus Pasar Korea

Tosiani
19/7/2016 23:21
Kopi Temanggung Tembus Pasar Korea
(Ilustrasi Dok Mi)

KOPI dari Temanggung, Jawa Tengah akan dipasok untuk mengisi kafe di Korea. Hal ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Korea dengan Kementerian Koperasi Indonesia.

"Selain kopi yang akan dipasok untuk kafe di Korea, nanti juga akan ada pelatihan UMKM untuk kita. Ini masih akan dibicarakan lagi pada 25 Juli mendatang," ujar Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, Selasa (19/7).

Sebelumnya, kopi produksi petani di berbagai daerah di Temanggung, telah menembus pasar negara-negara di Asia, Eropa dan Amerika. Sebagian transaksi dilakukan langsung antara petani dan pelanggan tanpa melalui eksportir.

Puji Leksono, salah seorang petani kopi di Desa Danurejo, Kecamatan Kedu, mengaku sudah sejak tahun 2012 mulai menjual kopi ke Jepang. Ketika itu pembeli dari Jepang tahu dari internet dan langsung datang ke rumahnya.

Disebutkan, transaksi pembelian pertama dari pembeli asal Jepang tersebut bernilai Rp1,8 juta per kilogram (kg) untuk roasted beans kopi luwak. Setelah itu, warga Jepang kembali membeli kopi dari Puji dalam tiga kali pemesanan, dengan total volume pembelian mencapai hingga 1,95 kuintal. Kopi tersebut dijual lagi di kafe Jepang dengan nama kopi Luwak Sindoro.

"Saya juga menjual 80 kg bijih kopi ke Chechnya, 20 kg bijih kopi ke Jerman tidak melalui eksportir," jelasnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Temanggung, Ronny Nurhastuti, mengatakan, sejak tiga tahun lalu, kopi produksi Kabupaten Temanggung, telah menembus pasar ekspor ke sejumlah negara seperti Korea, Belanda, Jepang, dan sejumlah negara di Timur Tengah. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya