Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH telah menerbitkan izin impor gula mentah (raw sugar) sebanyak 114 ribu ton. Impor tersebut merupakan bagian dari rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang meminta izin impor gula mentah sebanyak 381 ribu ton.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih mengatakan izin tersebut berlaku pada periode Juli-Desember 2016. Izin impor sendiri dikeluarkan Kemendag pada 12 Juli 2016.
"Sudah keluar beberapa. Sebanyak 114 ribu ton," tukas Karyanto usai halal bihalal di kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (14/7).
Karyanto menyatakan jumlah impor tersebut merupakan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kemenperin yang melakukan verifikasi ke pabrik-pabrik gula milik BUMN dan kemudian merekomendasikan jumlah gula mentah impor yang dibutuhkan.
"Itu dilihat dari Kemenperin yang memverifikasi kesanggupan BUMN sampai giling itu berapa supaya nggak mubazir," ujar Karyanto.
Adapun BUMN yang mendapat alokasi impor gula mentah, ialah PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, dan PT RNI. PTPN X mendapat jatah impor terbesar, yakni 70 ribu ton.
Karyanto menilai bisa saja jumlah impor gula mentah itu ditambah. Namun, hal itu harus melalui rekomendasi Kemenperin yang meninjau kapasitas pabrik-pabik gula lima BUMN tersebut. Pasalnya, impor gula mentah dibuka lantaran kurangnya rendemen pabrik gula BUMN.
Menteri BUMN meminta impor gula mentah kepada Kemenperin, Kemendag, dan Kementerian Pertanian guna menaikan rendemen pabrik gula BUMN menjadi 8,5%.
"Yang sudah diverifikasi Kemenperin kan 114 ribu ton. Ya dilihat situasinya lah kalau memang butuh tambahan," imbuh Karyanto. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved