Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyatakan kesiapannya untuk menampung dan mengelola dana tax amnesty sebesar Rp50 triliun. Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan instrumen yang ada untuk dimanfaatkan sebagai wadah yang akan menampung dana repatriasi.
Instrumen tersebut, lanjut Maryono, yakni deposito, negotiable certificate of deposit (NCD), Efek Beragun Aset (EBA), Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI), dan sukuk.
"Sebagai bank persepsi, kami sudah persiapkan diri. Kami akan melakukan penampungan dan mungkin bisa (menampung) sampai Rp50 triliun," ujar Maryono kepada media ketika ditemui di Menara BTN, Jakarta, Rabu (13/7).
Menurut Maryono, produk EBA merupakan produk yang khusus disiapkan BTN untuk menampung dana repatriasi dari pengampunan pajak.
"Sebenarnya EBA produk lama, tapi tidak ada bank lain yang mengeluarkan EBA, itu keunggulan kami. EBA syariah nanti akan kami proses, tapi belum keluar," jelas Maryono.
Meski begitu, Direktur Keuangan BTN Iman Nugroho Soeko turut menambahkan, jumlah tersebut merupakan jumlah terhitung hingga tahun depan. Kalau sampai akhir tahun ini, ia mengatakan, proyeksi dana serapannya bisa sampai Rp30 triliun.
"Nanti Maret tahun depan mungkin tambah Rp20 triliun-Rp30 triliun lagi," tuturnya.
Selain itu, lanjut Iman, pihaknya juga telah mempersiapkan tim untuk melakukan sosialisasi terkait tax amnesty, baik dari segi potensi-potensi dana masuk dari kebijakan tersebut, serta teknis pelaksanaannya. Untuk sosialisasinya sendiri, akan dimulai serentak dengan enam bank persepsi lainnya.
"Sosialisasi akan dimulai secepatnya. Untuk internal sendiri kita sudah sosialisasi. Nanti berikutnya ada pelatihan lagi, terus nanti baru kami sosialisasi lagi ke para nasabah," tandas Iman. (Arv/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved