Jelang Lebaran, Cadangan Listrik Diperkuat

Ire/E-2
04/7/2016 06:11
Jelang Lebaran, Cadangan Listrik Diperkuat
(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

PT PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Jawa Bali telah menyediakan cadangan listrik yang disebut sebagai cadangan putar sebesar 2.500 megawatt (Mw) menjelang Lebaran.

"Cadangan putar itu nempel terus ke jaringan, siap dipanggil, tapi tidak produksi. Itu untuk kalau ada tegangan naik atau adanya gangguan sistem yang menyebabkan pemadaman," ungkap GM PT PLN P3B Eko Yudo Pramono dalam kunjungan Menteri ESDM Sudirman Said dan tim ke P3B Jawa Bali di Gandul, Depok, Jawa Barat, kemarin.

Cadangan listrik itu merupakan kesiapan PLN untuk masa siaga selama Lebaran dan bertujuan mencegah risiko kerusakan di gardu induk. Besar cadangan putar naik dari hari biasanya yakni 1.000 Mw.

"Itu karena pasokan listrik untuk Jawa dan Bali pada Lebaran nanti justru turun akibat berkurangnya aktivitas penggunaan listrik, reserve margin sampai 52,5%," sahutnya.

Beban listrik puncak dari Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Gandul sudah terjadi pada 25 Mei, yakni 24.589 Mw, tapi menjelang Lebaran beban listrik puncak diperkirakan hanya 15.323 Mw.

Saat ini kapasitas listrik yang terpasang di gardu itu sekitar 32.228 Mw, tapi sekarang hanya digunakan 22.946 Mw.

Sekitar 9.500 Mw dimatikan.

"Normal beban harian untuk Jawa Bali hingga 60%, tapi saat Lebaran nanti, terutama saat salat id akan jadi yang paling rendah, lalu sekitar 19-20 Juli mulai kita recover."

Di acara sama, Sudirman memperkirakan beban berkurang 10%-20% dan untuk Jawa-Bali sekitar 30% karena industri yang mengonsumsi listrik sangat besar dan perkantoran libur.

Penurunan beban juga dialami GITET Cawang.

"Daya mampunya 10.527 Mw, bebannya di Jakarta akan berkurang 50% saat Lebaran," kata Sudirman.

Direktur Konstruksi PLN Nasri Sebayang mengatakan cadangan putar akan disiagakan selama 24 jam selama Lebaran.

Cadangan yang cenderung meningkat pada Lebaran, menurutnya, disebabkan gardu-gardu listrik utama beroperasi hanya 75%.

Dengan begitu, cadangan listrik akan diperoleh sebagian dari daya yang tidak dipakai itu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya