Ekspor Mamin Olahan Ditargetkan Tumbuh 16%

Gabriela Jessica Sihite
29/6/2016 14:21
Ekspor Mamin Olahan Ditargetkan Tumbuh 16%
()

PENGUSAHA makanan dan minuman mamin) olahan nampaknya berharap banyak pada tahun ini. Setelah melewati masa yang menantang pada tahun lalu, kini industri makanan dan minuman olahan menargetkan pertumbuhan ekspor sampai 16%.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman menargetkan sampai akhir tahun ini nilai ekspor makanan dan minuman olahan mencapai US$7 miliar. "Mudah-mudahan sampai segitu, tahun lalu kita peroleh nilai ekspor sekitar US$6 miliar," ucap Adhi, Rabu (29/7).

Menurut Adhi, target pertumbuhan tersebut sudah mulai terlihat. Dari Januari hingga April 2016, kenaikan nilai ekspor makanan dan minuman olahan sudah mencapai 10% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dia menilai kenaikan ekspor tersebut disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang mulai membaik. Di samping itu, harga komoditas dunia juga terlihat stabil ketimbang tahun lalu. "Jadi harga produk kita mayoritas tidak naik ketimbang tahun lalu," tukas Adhi.

Selain ekspor yang sudah merangkak naik, Adhi memaparkan pembelian di dalam negeri juga sudah bertumbuh. Selama tiga pekan masa puasa ini, volume penjualan makanan dan minuman olahan naik 10% dari periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan itu terjadi di hampir seluruh produk makanan dan minuman olahan, seperti biskuit, kolang-kaling, sirup, dan lainnya. Daya beli masyarakat yang menjadi salah satu motor penggerak naiknya volume penjualan para industrialis.

"Kalau kinerja semester I kita akan lihat setelah Lebaran usai. Kita harapkan tetap bagus. Kalau semester I sudah bagus, sampai akhir tahun bisa tumbuh dengan bagus. Kita sudah lihat pemerintah sudah menggunakan anggarannya sejak awal tahun dan daya beli masyarakat naik. Cuma kita berharap pemerintah mau mengubah kebijakan cukai pada plastik. Itu sangat mengganggu," tutur Adhi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya