BRI akan Galakkan Pasar Daring

Fathia Nurul Haq
23/6/2016 23:39
BRI akan Galakkan Pasar Daring
(MI/ADAM DWI)

SETELAH sukses meluncurkan satelit sendiri, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk langsung membidik pangsa mikro untuk dikonversi menjadi nasabah digital. Bahkan BRI sudah menyiapkan program pengembangan pasar daring yang dinamai Teras Pasar untuk mendigitalisasi kalangan menengah ke bawah.

"Kita akan buka teras pasar. Pasar-pasar kita online kan. Jadi tidak perlu datang ke pasar," ungkap Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Asmawi Syam seusai acara buka puasa bersama Perhimpunan Perbankan Negara (Himbara) dengan anak yatim di Jakarta, Kamis (23/6).

Teras Pasar saat ini sedang diinisiasikan di pasar-pasar tradisional DIY dan Jawa Tengah. Rencananya program itu akan segera diresmikan Agustus mendatang, bersamaan dengan prakiraan mulai beroperasi penuhnya satelit BRI.

"Ini memerlukan satu fase yang namanya customer education dan costumer experience. Sama saja, tadinya punya ponsel sederhana jadi ponsel yang fiturnya banyak, kita akan lakukan itu supaya masyarakat terbiasa," sambung Asmawi.

Asmawi juga menggaungkan bahwa teras pasar hanyalah salah satu program dari banyak program digital banking yang akan diluncurkan. Layanan yang efisien dan handal diharapkan akan terwujud dengan meluncurnya satelit pertama milik bank di Indonesia tersebut.

Dalam mengembangkan produk digitalnya, BRI tidak akan bekerjasama dengan pihak manapun. Ia berharap strategi ini semakin mengukuhkan posisi BRI sebagai bank untuk rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap BRI sebagai bagian dari Himbara dapat terus mengembangkan kerjasama demi operasional perbankan hang efisien dalam menopang perekonomian negara.

"Sekarang ekonomi kita tumbuh, harus didukung dengan sistem perbankan yang efisien. Dengan bekerjasama tentu lebih efisien, link lebih luas, dengan memberikan layanan yang baik, komunikasi yang baik seperti satelitnya BRI," pesan JK.

JK berharap dengan rapatnya barisan bank pelat merah, daya saing bank nasional tidak akan kalah dengan bank asing. "Hanya dengan cara itu, persaingan tanpa efisiensi tidak bisa," pungkas JK. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya