Jepang Hibahkan Alat Senilai Rp40 Miliar untuk Dua Kementerian

(Dro/E-4)
24/6/2016 04:20
Jepang Hibahkan Alat Senilai Rp40 Miliar untuk Dua Kementerian
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasar)

PEMERINTAH Jepang memberikan hibah alat untuk dua kementerian, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) serta Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Hibah nonproyek itu disampaikan Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Jepang untuk RI, Tanizaki Yasuaki, bernilai US$3 juta sekitar Rp40 miliar. "Hibah seperti ini bukan yang pertama dari pemerintah Jepang. Sebelumnya kita juga pernah mendapatkan hibah portable pumps yang dipergunakan untuk mengatasi banjir di tahun 2000-an yang hingga sekarang masih berfungsi," terang Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono di Jakarta, Rabu (23/6).

Pompa itu, menurut Basuki, sedang dimanfaatkan untuk banjir di Semarang sebanyak 5 unit, 12 unit di Ciliwung-Cisadane, dan 2 unit dipakai di kawasan bencana lumpur Sidoarjo. "Sisanya disimpan di Jakarta untuk antisipasi bila terjadi banjir." Alat-alat yang dihibahkan tahun ini antara lain wheel loader, ekskavator, kamera inframerah, forklift, inkubator, pendingin sentrifudge, medical kit, mesin potong, bindu dan protable usg machine diagnostic. Semua alat untuk kedua kementerian itu sudah datang secara beratahap. Hibah nonproyek tersebut bisa dimanfaatkan untuk membantu pekerkerjaan di Kementerian PU-Pera.

"Kami ada 8 eskavator, 2 wheel loader, 5 forklift, yang pasti akan kita pakai untuk daerah longsor, apalagi beberapa bulan ke depan diperkirakan masih ada hujan," terang nya. Jepang juga mengapresiasi adanya keputusan Presiden yang mengalihkan pembangunan pelabuhan dari Cilamaya, Karawang, ke Patimban, Subang. "Tugas Kementerian PU membangun akses ke pelabuhan. Saya sudah menugaskan dirjen untuk meninjau akses yang harus dibangun dari Cipali ke Patimban," ucapnya. Dalam kesempatan yang sama Tanizaki mengungkapkan Indonesia dan Jepang sama-sama berada di wilayah rawan bencana. "Kami menyadari Indonesia juga merupakan wilayah yang rawan bencana sehingga kami mengirimkan produk buatan jepang ini. Donasi ini diharapkan bisa semakin mempererat hubungan keduia negara," tandasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya