Kemenpar Genjot Kunjungan Wisatawan Timur Tengah

23/6/2016 20:21
Kemenpar Genjot Kunjungan Wisatawan Timur Tengah
(MI/Rommy P)

UPAYA Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk terus meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia terus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan merumuskan kebijakan agar bisa dilaksanakan dengan baik untuk Pariwisata Indonesia.

Untuk menyamakan satu visi dan misi di kementerian di bawah komando Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika (ETTAA) Nia Niscaya akan menggelar kegiatan penyusunan Rumusan Kebijakan (NSPK) yang akan dilaksanakan di Jakarta 21-23 Juni 2016.

”Terutama rumusan pedoman pencapaian target wisatawan khususnya pasar timur tengah, kami akan berdiskusi lebih detail dan untuk penyusunan pedoman strategi pencapaiannya,” ujar Nia.

Pasar Timur Tengah menjadi fokus di NSPK menurut Nia, kawasan tersebut masuk ke dalam fokus pasar tapi dalam kategori region bukan per-negara.
Yang kedua, kata Nia, penduduk di Timteng pada beberapa negara sangat didominasi ekspatriat dan penduduk lokal sehingga diperlukan strategi untuk menggarap segmen ini.

”Di antara negara Timur Tengah, jumlah turis terbesar ialah dari Saudi Arabia yakni sebanyak 80%. Sedangkan di Saudi untuk melakukan aktivitas promosi beda dengan di negara Timteng lainnya. Misalnya untuk membuat acara sales mission jika ada laki-laki dan perempuan dalam suatu ruangan maka perlu izin khusus dari otoritas setempat, persoalan visa juga sudah beda, yang mudah visa umroh tapi tidak bisa untuk di luar umroh jika pakai visa bisnis," jelasnya.

Nia mengatakan, untuk itu pihaknya mengundang seluruh internal Kemenpar dari setiap bagian mengirimkan tiga wakilnya untuk menghadiri acara yang dimaksud. ”Kami di acara itu nantinya akan membahas penyusunan norma, standard, pedoman dan kriteria pedoman pencapaian target yang kami canangkan,” imbuhnya. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya