Daya Beli Rendah Tekan Belanja Lebaran

06/7/2015 00:00
Daya Beli Rendah Tekan Belanja Lebaran
(MI/Ramdani)
Momentum Hari Raya Idul Fitri yang biasanya menjadi masa panen bagi sektor retail bakal menurun tahun ini. Hal itu terjadi karena rendahnya daya beli meski animo masyarakat untuk berbelanja menjelang Lebaran tetap tinggi. 

"Animo belanja masyarakat masih besar, cuma memang tidak setinggi tahun sebelumnya," tutur Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja kepada Media Indonesia, kemarin.

Pihaknya memprediksi penurunan transaksi penjualan di pusat perbelanjaan nasional mencapai 30%. Namun, imbuhnya, hal itu bisa berubah karena aktivitas belanja yang terpantau masih berada di pekan kedua.

"Untuk kalkulasi keseluruhan baru bisa dilakukan saat berakhirnya bulan puasa," ujar Alphonzus.

Menurutnya, inflasi dan kurs rupiah yang terus melemah terhadap dolar juga menjadi faktor yang memengaruhi penurunan daya beli masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
Pun, hal itu ditengarai akibat belum meratanya periode pencairan tunjangan hari raya (THR) yang diterima warga.

"Kalau kebutuhan bahan pokok tentu tidak terlalu turun karena itu kan yang paling dibutuhkan masyarakat. Namun untuk produk kebutuhan sekunder seperti pakaian dan alat elektronik, drastis penurunannya. Masyarakat tentu menyeleksi produk yang paling dibutuhkan karena menyangkut isi kantong (uang)," paparnya.

Terkait dengan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2015, transaksi ditargetkan mencapai Rp14,3 triliun, dari tahun sebelumnya Rp13,5 triliun. (Tes/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya