Pertamina EP Targetkan 1,5 Juta Kaki Kubik Gas dari PDGP

Tesa Oktiana Surbakti
17/6/2016 19:37
Pertamina EP Targetkan 1,5 Juta Kaki Kubik Gas dari PDGP
(ANTARA)

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) dan merupakan kontraktor di bawah naungan SKK Migas, terus berupaya untuk memenuhi target lifting guna mendukung ketahanan energi nasional.

Berbagai upaya yang dilakukan antara lain melalui perbaikan fasilitas produksi, perawatan sumur, dan percepatan proyek pengembangan yang sedang berjalan.

Salah satunya Proyek Pengembangan Paku Gajah (PGDP) di Sumatra Selatan yang melaksanakan pengeboran sumur pengembangan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yaitu sumur Kuang (KAG)-A2. Pengeboran sumur Kuang (KAG)-A2 tersebut terletak di Desa Mandala, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, Provinsi Sumsel.

"Sumur Kuang (KAG)-A2 yang dibor menggunakan Rig dari PDSI EMSCO D2 ini merupakan sumur kedua yang dibor pada 2016 dari total target 6 sumur. Diperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk pengeboran ini sekitar 35 hari," ujar Public Relation Manager PT Pertamina EP Muhammad Baron dalam keterangan resmi, Jumat (17/6).

Lebih lanjut, Baron menjelaskan bahwa pengeboran sumur Kuang (KAG)-A2 membutuhkan biaya sekitar US$5 juta, dan target dari pengeboran itu diharapkan dapat menghasilkan gas sebesar 1,5 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dan kondensat sebesar 7,8 barel condensat per day (BCPD).

"Saat ini total rata-rata produksi gas dan kondensat dari PGDP mencapai sekitar 45 mmscfd dan produksi kondensat mencapai 1.000 BCPD. Dan dijadwalkan pada Maret 2017 PPGD akan on stream, sehingga dapat menambah sumber energi untuk wilayah Sumsel," tambah Baron.

Menandai pengeboran KAG-A2 tersebut, dilaksanakan peresmian tajak sumur dengan mengundang para pemangku kepentingan di Kabupaten OKU pada Selasa (14/6) lalu.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan SKK Migas wilayah Sumbagsel Dian Sulistiawan, Subsurface Manager PGDP Pande Made Oka Iriana beserta tim, Kepala Desa Mandala beserta perwakilan anak yatim, Kapolsek Peninjauan, dan Danramil Peninjauan, serta perwakilan masyarakat sekitar.

"Kami mohon dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar kegiatan pengeboran berjalan lancar sampai dengan selesai sesuai target yang diprogramkan, sehingga dapat segera memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. (Tes/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya