Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan pembangunan PLTA Krayan akan beroperasi dalam empat tahun mendatang.
"(Target COD) minimal empat tahun," tutur Menteri ESDM dalam tinjauan langsung pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Bandara Juwata, Tarakan ke Krayan, Kalimatan Utara, Kamis (16/6).
PLTA Krayan memiliki potensi 6.080 megawatt (MW) atau enam kali lebih besar daripada kapasitas keluaran PLTA Cirata di Purwakarta, Jawa Barat.
Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap dengan membangun lima bendungan oleh PT Kayan Hydro Energy, pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik terintegrasi (private power utilities) PLTA Kayan. Rencana investasinya sekitar US$1,2 miliar.
"Tahap pertama 900 MW, sudah pernah groundbreaking tapi terhambat. Sekarang hambatan seperti izin kehutanan, AMDAL, kita selesaikan, tinggal tunggu kesepakatan PPA dengan PLN," lanjut Sudirman.
Bila kapasitas PLTA Kayan telah beroperasi penuh, akan ada penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini untuk menopang PLTD.
Sistem kelistrikan di Kaltara mayoritas ditopang oleh pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan kapasitas terpasang sebesar 69,4 MW, daya mampu sebesar 34,4 MW, serta beban puncak mencapai 32,2 MW.
Sepanjang 2010-2015, per tahunnya, rerata pertumbuhan ekonomi di Kaltara 8,06%, dengan rerata kebutuhan tenaga listrik 11,06%. Pertumbuhan tertinggi ada di sektor rumah tangga yakni 12,9% per tahun dan yang terendah adalah sektor industri.
PLTA Krayan Juga berpotensi menjadi salah satu pembangkit yang mendukung ekspor atau ASEAN Grid jika beroperasi penuh. Namun itu terjadi jika listrik yang dihasilkan sudah mencukupi warga dan industri di kawasan tersebut.
"Jadi bisa dijual juga ke Serawak dan Sabah, saling memasok, Malaysia dan Indonesia saling mendukung," tutup Sudirman. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved