Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEMBANG Ciputra Group masih optimistis dengan pasar properti di tengah perlambatan ekonomi domestik asalkan didukung dengan regulasi yang kondusif. Salah satu yang disorot ialah kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty). "Tax amnesty itu ditunggu sekali. Kami rasa jika aturan itu keluar, pasar properti high end akan kembali bangkit," tutur CEO Ciputra Group Candra Ciputra kepada pewarta di Jakarta, Selasa (14/6). Menurutnya, konsumen kelas menengah atas enggan membelanjakan pundi-pundi uang mereka ke sektor properti lantaran kerap terganjal aspek ketelusuran asal sumber dana. Candra optimistis begitu Rancangan Undang-Undang (RUU) Tax Amnesty disahkan, konsumen kelas itu akan terdorong untuk membelanjakan uangnya ke sektor properti.
Dia memperkirakan realisasi tax amnesty akan berkontribusi meningkatkan penjualan properti sebesar 10% hingga 15%. "Jadi kalau dulu mereka takut dikejar pajak, nantinya begitu ada tax amnesty, mereka akan lebih berani. Kita lihat belakangan ini properti segmen high end turun drastis," imbuhnya. Dia tidak menampik saat ini pangsa pasar potensial ialah perumahan untuk kelas menengah ke bawah dengan bajet Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Memang, sambung dia, sektor perumahan memegang potensi besar di ranah properti ketimbang perhotelan atau perkantoran. Sayangnya, skema pembayaran yang kerap dipilih konsumen di sektor perumahan ialah angsuran langsung ke pengembang, bukannya memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) yang bunganya mulai relatif rendah.
"Porsi pembayaran KPR terus menurun. Di proyek Ciputra Surya, misalnya, puncak KPR itu pada 2017 dengan porsi 70%. Setiap tahun terus turun. Kami lebih suka banyak KPR ketimbang angsuran ke kita," tutur Direktur PT Ciputra Surya Tbk Nanik. Ia pun mengutarakan pihaknya optimistis dengan kinerja Ciputra Group di tahun ini. Hal itu tecermin dari meningkatnya penjualan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) di lima bulan pertama yang tercatat Rp2,6 triliun atau 28,5% dari target tahunan sebesar Rp9,3 triliun. Adapun dua anak perusahaan, yakni PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Ciputra Surya Tbk (CTRS), mencatat penjualan Rp1,3 triliun dan Rp313 miliar.
"Pasar properti dalam beberapa bulan ke depan akan kembali booming, terlebih dengan dukungan regulasi dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Tingkat suku bunga juga trennya semakin rendah. Kami pun merencanakan peluncuran enam proyek baru di semester dua tahun ini," pungkas Candra. Keenam proyek residensial baru yang dimaksud ialah proyek Citra Garden Hills dan Citra Garden Angsana di Samarinda, Citra Aerolink di Batam, Citraland Cieleungsi dan Grand Cipete di Jakarta, dan Babarsari Junction di Yogyakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved