MESKI baru mencetak satu gol, Lionel Messi sudah terpilih menjadi man of the match empat kali dari lima laga yang dilakoninya. Jika bisa membawa Argentina menjadi juara Copa America 2015 menyingkirkan Cile di final dan Messi kembali menjadi pemain terbaik, itu akan menyempurnakan kariernya sepanjang musim ini.
Performa individu Messi musim ini mengesankan dengan mencetak 58 gol dan 31 assist dalam 57 penampilan di berbagai ajang kompetitif bersama Barcelona. Messi juga membawa Barcelona meraih treble winners, yakni juara La Liga, Copa Del Rey, dan Liga Champions. Akan tetapi, jika bermain di timnas, kemampuan Messi untuk mencetak gol jadi mandul.
Di Copa America 2015, Messi cuma mencetak satu gol. Itu pun lewat titik penalti saat melawan Paraguay di fase grup. Penyerang 28 tahun itu baru tampak lebih hidup saat Argentina melumat Paraguay 6-1 di laga semifinal Rabu (1/7). Memang tak ikut menyumbangkan gol, tetapi Messi menciptakan tiga assist.
Tiga assist itu menjadikannya pemain pertama yang bisa melakukannya dalam satu laga di dua edisi terakhir Copa America.
Ia mengaku tak mau berbicara soal jumlah gol. Baginya, yang terpenting Argentina berhasil memenuhi target ke final dan kini punya kesempatan bagus untuk juara.
"Saya tidak terlalu khawatir bahwa saya tidak mencetak gol di laga ini. Kami memainkan sebuah laga yang lengkap," kata Messi di situs resmi Copa America. "Kami melakukan apa yang sudah lakukan di laga-laga sebelumnya. Kami mengikuti ide yang sama."
"Kami memenuhi target pertama dengan mencapai final. Kami sangat bersemangat melihat bahwa kami bisa menjadi juara," imbuhnya.
Pelatih Gerardo 'Tata' Martino pun tidak mempermasalahkannya. Baginya, yang penting Messi bahagia dan bisa memberikan kontribusi berarti buat tim. "Tiga assist yang berakhir dengan gol, tidak ada masalah. Dia tidak terlihat khawatir, dia terlihat bahagia. Messi tidak perlu mencetak gol untuk merasa bahagia," ujar Martino kepada Marca.
Messi sudah bersama timnas Argentina sejak 2005. Ia ikut dalam Copa America 2007 dan 2011, serta Piala Dunia 2006, 2010, dan 2014. Prestasi terbaik yang bisa diraih pemegang empat kali FIFA Ballon d'Or itu hanya menjadi runner-up Copa America 2007 dan 2011 serta di Piala Dunia 2014. Messi memang menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2014, tetapi Argentina hanya jadi runner-up.
Kini mengantar Argentina meraih gelar internasional ialah misi Messi. Jika bisa meraih trofi Copa America, Messi bisa lepas dari bayang-bayang Diego Maradona, seniornya di Argentina yang berhasil mengantar Argentina meraih juara Piala Dunia 1986.