2018 Diharapkan Tol Trans Jawa Bisa Gunakan ERP

Adhi M Daryono
13/6/2016 17:28
2018 Diharapkan Tol Trans Jawa Bisa Gunakan ERP
(MI/M Irfan)

SISTEM integrasi pembayaran tol secara elektronik akan dipermanenkan dan diteruskan untuk pengembangan jalan tol trans Jawa. Hal ini untuk mengefisiensikan waktu perjalanan pengguna jalan tol terutama pada saat mudik lebaran dan liburan panjang agar tidak terjadi kemacetan yang panjang.

"Diharapkan tidak berhenti di sini. Ini akan diteruskan ke Semarang kemudian sampai Kertosono, Kertosono sampai Surabaya, dan diteruskan pada tol trans Jawa,"ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BJPT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Herry Trisaputra Zuna seusai meninjau integrasi sistem pembayaran tol menggunakan pembayaran elektronik, di Palimanan, Cirebon Jawa Barat, Senin (13/6).

Bahkan, jelas Herry, 2018 ditargetkan seluruh tol terutama untuk Trans Jawa sudah bisa menggunakan Electronic Road Pricing (ERP), sehingga para pengguna jalan tol tidak perlu mengantre panjang untuk membayar tol.

"Mudah-mudahan 2018 bisa menggunakn ERP untuk tol trans Jawa. Jadi , jika mobil yang lewat nantinya akan terdeteksi jumlah pembayaran tolnya berapa," beber Harry.

Di sisi lain , setelah BPJT memberlakukan integrasi sistem transaksi dari Gerbang Cikopo-Palimanan, gerbang tol Brebes Timur siap dioperasikan untuk melayani pengendara jalan tol pada saat mudik lebaran tahun ini. Gerbang tol Brebes timur yang baru selesai dibangun ini merupakan sambungan dari tol Kanci-Pejagan.

"Hari ini kan sampai Pejagan saja, nanti sudah dioperasikan sudah sampai di sini (Brebes timur), ujung dari pembayaran terintegrasi," ujar Direktur Utama PT Waskita Toll Road, Herwidiakto. Waskita Toll Road merupakan operator yang mengeleola ruas tol dari Pejagan hingga Brebes Timur. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya