Menaker Minta Pekerja Migran di Belanda Tingkatkan Kompetensi

Jajang Sumantri
12/6/2016 18:29
Menaker Minta Pekerja Migran di Belanda Tingkatkan Kompetensi
(MI/ROMMY PUJIANTO)

MENTERI menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri meminta tenaga kerja Indonesia (TKI) di Belanda meningkatkan kapasitas dan kompetensi kerja.

"Pemerintah tetap concern pada peningkatan perlindungan bagi Pekerja migran apapun profesinya. Langkah Utama dalam perlindungan bagi pekerja adalah peningkatan kompetensi melalui pelatihan kerja yang akan terus ditingkatkan sesuai sandar kompetensi di negara dimana pekerja akan bekerja," tutur Hanif dalam siaran pers Kemenaker di Jakarta, Minggu (12/6).

Hanif hadir dalam pertemuan dengan para tenaga kerja skil dan profesional Indonesia serta masyarakat peduli pekerja migran yang tergabung dalam Diaspora Indonesia Network di Kedutaan Indonesia Den Haag, Belanda, akhir pekan lalu.

Hanif yang hadir bersama Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kemenaker Roostiawati terlibat dialog intensif dengan masyarakat dan TKI di Negeri Kncir Angin itu sebelum melakukan buka puasa bersama.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja menyampaikan TKI di Belanda berjumlah 14.000 dengan 1.700 di antaranya adalah profesional yang sebagian besar researchers (peneliti).

"Untuk bekerja Di Belanda wajib memiliki skill. Hanya saja, dengan aturan yang begitu ketat di Belanda, masih tetap terjadi permasalahan. Tercatat, 460 pekerja kita saat ini dalam proses penyelesaian dan Kedutaan memberi fasilitas untuk mereka kembali ke Tanah Air," papar Gusti Puja.

Presiden Indonesia Diaspora Network, Ebed Litaay menyambut baik kebijakan pemerintah yg memperkenankan asing berinvestasi di bidang pelatihan. Dengan demikian, pengusa asing dapat melatih para pekerja kita terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhannya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya