Pangkas Rantai Pasok, Operasi Pasar Digencarkan

MI/ Tes/E-2
30/6/2015 00:00
Pangkas Rantai Pasok, Operasi Pasar Digencarkan
(MI/RAMDANI)
KENAIKAN harga bahan pokok di luar kewajaran acap terjadi menjelang Ramadan dan Lebaran. Salah satu cara pemerintah untuk menstabilkan harga ialah lewat gelaran operasi pasar. Operasi pasar diyakini mampu memangkas supply chain (rantai distribusi). "Supply chain di negara kita sudah begitu berkembang dan akhirnya berdampak pada kenaikan harga. Makanya supply chain pelan-pelan harus dipotong. Adanya pasar murah saya yakin bisa ikut memangkas supply chain karena pasokan langsung dibawa ke konsumen," tegas Menteri Perdagangan Rachmat Gobel di sela-sela pembukaan Pasar Sembako Murah Artha Graha Peduli di Lapangan Banteng, Jakarta, kemarin.

Berdasarkan laporan yang ia terima, operasi pasar di berbagai wilayah yang dinaungi pemerintah daerah setempat berjalan efektif. Kenaikan harga yang terjadi pun ia harapkan masih dalam taraf wajar. Rachmat juga mengapresiasi para pengusaha yang mendukung upaya pemerintah mengendalikan harga, termasuk Grup Artha Graha. Lewat Artha Graha Peduli, grup besutan Tommy Winata itu menggelar operasi pasar di 2.000 titik di Indonesia mulai kemarin sampai 16 Juli mendatang.

"Sudah puluhan tahun Artha Graha melakukan kegiatan serupa. Ini patut diapresiasi," pujinya kepada Tommy Winata yang turut hadir dalam pembukaan. Salah satu paket sembako murah yang ditawarkan mencakup daging sapi dengan harga Rp70 ribu per kg. Harga rata-rata daging sapi di pasar trasidisonal selama Ramadan berkisar Rp100 ribu per kg.

Rachmat menambahkan, pemerintah tengah mendorong serta mengatur sentra produksi pangan pokok agar tersebar merata, bukan hanya tersentra di beberapa titik wilayah. Ketika setiap wilayah memiliki sentra produksi, atau paling tidak dekat dengan sentra produksi, pemenuhan kebutuhan berikut harga acuan akan terukur dengan baik.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya