Pajak Bandara Terminal 3 Ultimate Dipatok Lebih Tinggi

Antara
09/6/2016 23:38
Pajak Bandara Terminal 3 Ultimate Dipatok Lebih Tinggi
(MI/ Susanto)

PAJAK bandara atau tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, akan dipatok lebih tinggi daripada di Terminal 2 atau Terminal 1.

"Kami belum bisa sebutkan nominalnya, pasti akan lebih mahal karena ini menyangkut cost recovery," kata Dirut PT Angkasa Pura (AP) II Budi Karya Sumadi di Jakarta, Kamis (9/6).

Pasalnya, dia menyebutkan, besaran investasi untuk membangun Terminal 3 Ultimate, yaitu mencapai Rp7 triliun. Besarnya investasi tersebut terlihat dari penerapan teknologi serta karya seni Nusantara yang membutuhkan biaya besar. Di antaranya Karya Seni Penjor, Karya Seni Seulawah yakni replika pesawat 45 dengan corak khas Indonesia, dan Patung Garuda, Patung Soekarno-Hatta, dan Prasasti.

Teknologi yang diterapkan, di antaranya sistem penanganan bagasi (BHS) Level 5 yang bisa mendeteksi bahan peledak atau bom, sistem pengamanan bandara (ASS) yang berfungsi layaknya intelijen dan sebagainya.

Budi mengatakan saat ini masih menunggu terbitnya izin operasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan hasil commissioning atau pengujian operasional secara riil selesai dari Garuda Indonesia.

Setelah mendapatkan izin tersebut, lanjut dia, pihaknya berencana mengoperasikan sekitar tujuh hingga delapan rute domestik yang dinilai ramai untuk pengoperasian awal pada 20 Juni mendatang. Namun, sebelum pengoperasian akan dilakukan terlebih dahulu sosialisasi seminggu sebelumnya.

"Kita harapkan 14 Juni sudah ada izinnya serta commissioning selesai," katanya. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya