PLN Akan Disuntik PMN Rp23 Triliun

Nuriman Jayabuana
07/6/2016 19:30
PLN Akan Disuntik PMN Rp23 Triliun
(Istimewa)

PLN bakal memperoleh suntikan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp23 triliun dari pemerintah. Usulan PMN tersebut lebih tinggi Rp13 triliun dari yang diusulkan dalam APBN 2016.

Alokasi penyertaan modal tersebut juga mencapai sepertiga dari keseluruhan penyaluran PMN yang diusulkan pemerintah dalam APBN-P 2016.

“Untuk yang PLN, itu sifatnya non cash dan berasal dari revaluasi aset. Jadi seolah oleh kita menarik Rp 13 triliun, padahal itu hasil revaluasi aset,” ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Selasa (7/6)

DPR sebelumnya telah memutuskan untuk menunda proses penyaluran penyertaan modal negara kepada perusahaan pelat merah pada APBN 2016. Tapi pemerintah, kembali mengusulkan penyaluran PMN kepada pelat merah di dalam APBN-P 2016.

Dalam lanjutan pembahasan APBN-P 2016, pemerintah mengusulkan penyuntikan modal sebesar Rp68,7 triliun kepada puluhan perusahaan pelat merah. Angka tersebut lebih tinggi Rp20,3 triliun ketimbang yang diusulkan di dalam APBN 2016 sebesar Rp40,42 triliun.

Sejumlah perusahaan BUMN yang kenaikan PMN antara lain PLN dan BPJS Kesehatan. PLN diusulkan menerima penambahan alokasi PMN sebesar Rp 13 triliun. Sementara itu, penyertaan modal kepada BPJS Kesehatan bakal ditambah Rp 6,8 triliun. “PMN bertambah Rp 20,3 triliun dari pagu APBN 2016,” ujar Bambang. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya