Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Syarkawi Rafu mengungkapkan impor bawang merah belum diperlukan sampai tiga bulan ke depan. Hal itu karena pada bikn enam, tujuh, dan delapan di setiap tahun, sudah masuk musim panen raya.
"Karena masuk musim kemarau tanaman bawang merah akan jauh lebih produktif dengan satu hektar bisa menghasilkan 17 ton," ungkapnya dalam rapat dengar bersama Komisi VI DPR di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/6). Keputusan impor pada bulan-bulan yang disebutkan tadi kurang tepat karena produktivitas dalam negeri sangat tinggi.
Jika memang mesti impor, bulan pertama, kedua, dan ketiga dianggap tepat karena produktivitas hanya 10 ton per hektar. Meskipun rendah pada tiga bulan pertama impor juga dianggap masih tidak perlu karena daur hidup bawang merah bisa panen dalam dua bulan.
"Jadi bisa panen lima kali dalam setahun, kurang lebih," lanjutnya. Satu hal yang mesti dilakukan pemerintah adalah manajemen stok pangan dengan cara penyimpanan di gudang dengan teknologi yang ada dalam dua bulan sesuai undang-undang resi gudang yang sudah ada.
Rantai distribusi dari petani sampai ke konsumen perlu diperbaiki karena harga dari petani berbeda 5,5% dengan harga saat sampai di tangan pengusaha ritel. Harga saat panen dari petani bawang merah sekitar Rp5.000 sampai Rp6.000 per kg.
Syarkawi bercerita saat ke sentra bawang merah di Nganjuk, Jawa Timur dan Brebes, Jawa Tengah pada tahun lalu produksi mencapai 1,2 juta ton yang masih menghasilkan surplus 220 ribu ton setelah dikonsumsi secara nasional. "Regulasinya enggak pas," tandasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved