Realistis Pertumbuhan Ekonomi Maksimal 5,2%

06/6/2016 23:24
Realistis Pertumbuhan Ekonomi Maksimal 5,2%
(ANTARA/Rosa Panggabean)

MENTERI Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menyatakan realistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada 2016 hanya berada pada kisaran 5,1% hingga 5,2% atau lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 5,3%.

"Saya 5,1% hingga 5,2% oke, tapi pokoknya harus di atas 5%," katanya, seusai mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Senin (6/6).

Bambang mengakui, perekonomian pada triwulan pertama 2016 belum tumbuh sesuai harapan, karena hanya berada pada angka 4,92 persen. Namun ada peluang perekonomian akan tumbuh lebih baik pada triwulan berikutnya.

Ia memproyeksikan, konsumsi rumah tangga dan investasi yang belum memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2016 akan tumbuh sesuai perkiraan pada triwulan selanjutnya, karena adanya pencairan gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) dan tunjangan hari raya (THR) pekerja, serta percepatan realisasi belanja modal pemerintah.

"Konsumsi rumah tangga harus tumbuh di atas lima persen dan investasi di atas enam persen, karena sumber pertumbuhan dari konsumsi dan investasi. Ekspor dan impor belum bisa diandalkan, namun mudah-mudahan menjelang akhir tahun membaik," kata Bambang.

Pada triwulan pertama 2015, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,97 persen dan investasi tumbuh pada kisaran 5,57 persen, karena masyarakat masih cenderung menahan belanja dan realisasi belanja modal untuk pembangunan infrastruktur belum secepat yang diharapkan. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya