Manfaatkan Momentum di ITE Hong Kong

06/6/2016 19:43
Manfaatkan Momentum di ITE Hong Kong
(AP)

HONG KONG tetap dipandang sebagai pasar potensial buat promosi Wonderful Indonesia. Tidak salah jika Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merancang performance di perhelatan International Travel Expo (ITE) yang akan dilaksanakan 16-19 Juni mendatang di Hong Kong Convention & Exhibition Centre.

"Kami fasilitasi 8 Industri Pariwisata Indonesia ke even tersebut, kami akan maksimalkan peluang sales di Hongkong yang ibarat kolam, banyak ikannya," ujar Deputi Pemasaran Luar Negeri Kemenpar I Gde Pitana.

Pitana mengatakan, ITE Hong Kong merupakan event yang bersifat Business to Business (B to B) yang merupakan event terbesar di kawasan HongKong dan dihadiri lebih dari 50 negara dan 607 peserta pameran, 11.874 buyers yang terdiri dari 75% Hong Kong dan 25% daratan Tiongkok

"Dua hari pertama akan dilakukan B to B dan selanjutnya 2 hari terakhir dilaksanakan dengan B to C. Selama pameran berlangsung, salah satu rangkaian kegiatan adalah seminar. Ini akan menjadi acara yang sangat penting juga untuk pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Kemenpar telah berpartisipasi pada kegiatan ITE Hong Kong sejak 2008 ITE Hong Kong sendiri telah berlangsung sejak 2005. Peserta negara yang berpartsipasi pada event ini ialah Maladewa Jerman, Australia, Jepang, Malaysia, Philipina, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Mesir, Kawasan Eropa, Tiongkok, India, Taiwan dan Amerika.

”Kami akan menebarkan wonderful Indonesia di lahan booth yang kami sewa yakni 6 booth dengan luas 54 meter persegi. Booth itu akan didesain dengan fokus bernuansa Wonderful Indonesia Kapal Phinisi dilengkapi dengan image yang mewakili destinasi di 3 Greater yakni Batam, Jakarta, dan Bali,” ujarnya.

Kemenpar akan menjadikan Hong Kong sebagai pasar wisata sekaligus daerah untuk menarik wisatawan mancanegara lebih banyak agar datang ke Indonesia. "Ada dua negara yang kami jadikan sebagai 'kolam ikan' untuk 'memancing' turis, yakni Singapura dan Hongkong," tambah Pitana. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya