Indonesia Jaring Divers Taiwan

02/6/2016 20:43
Indonesia Jaring Divers Taiwan
(Ilustrasi)

POTENSI pasar wisata Taiwan terus dibidik Kementerian Pariwisata. Salah satu promosi yang dilakukan adalah dengan ikut ambil bagian dalam ajang Diving Resort & Travel Expo (DRT) Taiwan 17-19 Juni 2016 di Taipei Flora Expo, Taiwan.

"Wisatawan mancanegara berbasis bahari kita masih terlalu kecil sedangkan potensinya sangat besar. Dua per tiga coral dan biodiversity ada di Indonesia. Rugi besar kalau kita tidak bisa meyakinkan wisman untuk menyelami wisata bahari di tanah air," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Tujuh dari 10 Bali Baru yang dikembangkan Indonesia, menurut Arief Yahya, adalah wisata bahari. Ini meliputi coastal zone (bentang pantai), underwater (bawah laut) dan sea zone (wisata antar pulau dengan yacht. Ketiganya, Indonesia unggul habis.

"Sayang ini belum tercermin dari data wisman yang masuk. Korea suka alam dan eksplorasi bahari, selain shopping, heritage site dan lainnya," ungkap Arief.

DRT Taiwan merupakan event yang bersifat Business to Consumer yang lebih fokus pada wisata minat khusus wisata bahari. Lebih dari 50 negara akan berpartisipasi dari 150 peserta dengan target pengunjung sekitar 150.000 pengunjung.

"Ini angka pameran yang seksi bagi kami,’kata Deputi Pemasaran Luar Negeri Kemenpar I Gde Pitana.

DRT Taiwan merupakan rangkaian kegiatan yang telah tersebar di wilayah Asia dan di organizer oleh perusahaan Hong Kong. DRT sudah teruji di dunia pameran karena juga sukses menggelar DRT Shanghai, DRT Beijing, DRT Philipina dan DRT Hong Kong.

Untuk Kemenpar perhelatan ini baru pertama kali diikuti kementerian yang dipimpin oleh Arief Yahya itu. Namun, Indonesia juga pernah mengikuti kegiatan DRT Shanghai dan DRT HongKong di tahun 2012.

”Untuk kegiatan di Taiwan ini kami sangat bersyukur karena di pameran yang sangat fokus pada minat khusus terutama wisata bahari ini mendapatkan dukungan partisipasi dari industri pariwisata Indonesia. Semoga hasilnya akan maksimal dan berdampak baik,” ujar Pitana. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya