Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN pelaku usaha mengharapkan pemerintah bersungguh-sungguh memperbaiki kinerja perekonomian yang tidak kunjung bangkit dari kelesuan.
Untuk itu mereka menginginkan adanya perombakan kabinet dengan sosok menteri-menteri di sektor perekonomian yang kompeten di bidangnya sehingga mampu memecah kebuntuan dan mengubah situasi yang stagnan.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani, situasi perekonomian yang melemah di semua sektor seperti saat ini turut mempersulit pengukuran kinerja menteri.
Meskipun demikian, bila menteri baru yang menggantikan nanti tidak juga memiliki kemampuan, sudah barang tentu tidak menghasilkan perbaikan apa-apa.
"Pengalaman membuktikan tidak jaminan kandidat yang diperkirakan hebat memiliki kinerja bagus ketika menjadi menteri," kata Hariyadi kepada Media Indonesia, kemarin.
Hariyadi berharap menteri baru nanti dapat langsung menjalankan program secara efektif dan mampu mengendalikan birokrasi di bawahnya.
Senada dengan Hariyadi, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat menambahkan pemerintah perlu mengubah pesimisme menjadi optimisme terkait sentimen pasar. Karena itu, para menteri ekonomi harus mengerti persoalan di lapangan dan bisa menyelesaikannya dalam jangka pendek dan menengah.
"Saya berharap ada perombakan. Kementerian yang mengurusi ekonomi itu paling banyak disorot," ungkap Ade.
Menurut Ade, kementerian ekonomi sebaiknya terintegrasi dan bisa bersinergi dengan kementerian lain. Hal tersebut juga harus tecermin hingga ke jajaran birokrasi di lapis bawah di setiap kementerian.
Para pengusaha menyesalkan lambannya tindakan pemerintah mengatasi gejolak harga pangan. Setiap instansi seakan sudah menjalankan tugas secara benar, tetapi harga pangan bergeming.
Presiden Joko Widodo juga mengeluhkan lamanya waktu bongkar muat di pelabuhan. Alih-alih memberikan solusi, para menteri terkait justru saling klaim paling benar.
Kredibilitas turun
Fluktuasi rupiah terhadap dolar AS selama beberapa pekan terakhir juga membuat pengusaha khawatir. Pasalnya, pelemahan rupiah mengakibatkan negara mengalami defisit transaksi berjalan, inflasi terancam, dan fundamental perekonomian perlahan-lahan melemah.
"Namun, kalau negara dapat memperbaiki defisit transaksi berjalan, itu bisa membangkitkan kepercayaan," papar Gubernur BI Agus Martowardojo (Media Indonesia, 23/6).
Agus menilai pemerintah telah mengelola subsidi secara lebih baik.
"Kalau ada kebijakan yang conflicting dan tidak konsisten, itu bisa menurunkan kredibilitas."
Agus menambahkan, pada triwulan pertama 2015, defisit transaksi berjalan tercatat US$3,8 miliar atau 1,8% terhadap produk domestik bruto. Inflasi per Mei 2015 mencapai 7,15% atau di atas asumsi APBN-P sebesar 5%.
(Dro/Fat/Jes/X-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved