KKP Selidiki Kapal Tiongkok yang Ditangkap di Laut Natuna

Gabriela Jessica Sihite
30/5/2016 11:12
KKP Selidiki Kapal Tiongkok yang Ditangkap di Laut Natuna
()

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan akan menyelidiki kapal Gui Bei Yu 27088 dan delapan anak buah kapal (ABK) yang diduga mencuri ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Penyelidikan kapal dan ABK asal Tiongkok itu akan dimulainya pada hari ini.

"Kami sedang selidiki hari ini. Penangkapannya dilakukan oleh KRI dari armada barat dua hari yang lalu," ucap Susi ditemui usai membuka rapat kerja teknis di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (30/5).

Susi menegaskan seluruh kapal asing yang mencuri ikan di wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia akan ditangkap oleh pemerintah. Karena itu, tindakan kapal perang TNI AL, KRI Oswald Siahaan-354 dinilai sudah tepat dilakukan.

"Mau dari Tiongkok, Thailand, Filipina, Amerika Serikat kalau ada, semua kapal yang melakukan pencurian ikan di wilayah ZEE kita, pasti kita tangkap," tegas Susi.

Adapun kapal Gui Bei Yu tertangkap radar KRI Oswald di posisi 05° 16’ 00” Lintang Utara dan 110° 14’ 00” Bujur Timur pada Jumat (27/5). Terdeteksi di layar Echo Radar JRC pada baringan 357 jarak 12 NM (Nautical Mile) halu 220 cepat 3,5 Knot.

Melihat masuknya kapal Gui Bei Yu, KRI Oswald memperingatkan kapal itu untuk berhenti. Namun, kapal asal Tiongkok itu justru melarikan diri. Peristiwa itu pun terjadi dengan drama adu tembakan karena aktivitas nelayan Tiongkok itu dikawal Kapal Polisi Laut (Coast Guard) Tiongkok. Namun, pada akhirnya, KRI Oswald berhasil menangkap kapal Gui Bei Yu dan 8 ABK Tiongkok. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya