KAI Siap Upgrade Jalur Jakarta-Surabaya

Dero Iqbal Mahendra
29/5/2016 20:46
KAI Siap Upgrade Jalur Jakarta-Surabaya
(Foto istimewa)

PT Kereta Api Indonesia mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kecepatan tempuh kereta api tujuan Jakarta-Surabaya bila memang menggandeng pihak luar sebagai investor. Saat ini pihak KAI masih berkonsentrasi terhadap penugasan pemerintah untuk membangun jalur kereta api di luar Jawa.

"Persoalan saat ini dalam mengerjakan ruas tersebut adalah biaya, bukan kepada sanggup atau tidak mengerjakan. Kita ada penugasan di luar Jawa, tetapi kalau jalur Jakarta-Surabaya ini disentuh pemerintah maka kami dari KAI akan mendukung penuh," terang Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, Minggu (29/5).

Menurutnya akan banyak keuntungan yang bisa diperoleh bila kecepatan kereta bisa dinaikkan hingga 150 kilometer per jam. Salah satunya adalah waktu tempuh Jakarta-Surabaya bisa turun drastis hingga 5,5 jam, yang memungkinkan mengangkut penumpang lebih banyak.

KAI berharap bila memang rencana tersebut benar dapat terealisasi secepatnya. Sebab saat ini jalur double track Jakarta Surabaya tersebut memang masih digunakan dengan kecepatan hanya 80-100 km per jam.

"Kita hanya menunggu keputusan pemeri tah, sebab keputusannya berada di tingkat menteri. Begitu oke baru nanti akan di koordinasikan dengan KAI, sebab pada akhirnya operatornya adalah kami. Jadi kami hanya menunggu putusan dari pemerintah, apakah memang akan kerja sama dengan Jepang atau investor lainnya," terang Edi.

Menurutnya pengerjaan upgrade jalur Jakarta-Surabaya tidak akan rumit dan memang waktu atau biaya. Dalam arti KAI tidak akan melakukan banyak perubahan sebab hanya menggunakan jalur yang ada sehingga tidak akan melakukan pembebasan tanah lagi sehingga lebih simple.

"Namun salah satu saratnya perlintasan sebidangnya harus hilang. Sebab tidak bisa dengan kecepatan seperti itu sedikit-sedikit melalui perlintasan, kecelakaannya bisa tinggi. Jadi perlintasan itu harus under pass atau fly over," jelas Edi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya