Lion Air dan AirAsia Janji Perbaiki Manajemen Ground Handling

Antara
25/5/2016 18:55
Lion Air dan AirAsia Janji Perbaiki Manajemen Ground Handling
(ANTARA)

MASKAPAI penerbangan Lion Air dan AirAsia berjanji akan memperbaiki manajemen jasa pelayanan darat atas penumpang dan barang (ground handling). Mereka baru dijatuhi sanksi dari Kementerian Perhubungan atas sejumlah kelalaian serius yang terjadi pada penerbangan mereka.

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/5), mengapresiasi 30 hari batas waktu yang diberikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan untuk perbaikan itu.

Sirait telah menerima surat mengenai tindak lanjut hasil investigasi pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 161 rute Singapura-Cengkareng pada 24 Mei 2016 yang berisi rekomendasi.

"Kami akan memanfaatkan waktu itu agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Hal senada juga dilontarkan Direktur Utama Indonesia AirAsia Sunu Widyatmoko. Pihaknya juga berjanji akan memastikan langkah-langkah pencegahan agar memenuhi apa yang telah diamanatkan dalam rekomendasi di surat itu dan menempuh peningkatan yang berkelanjutan bagi pemakai jasa penerbangan mereka.

Hari ini, Kemenhub menerbitkan enam rekomendasi yang wajib dipenuhi Lion Air dan tambahan satu rekomendasi untuk AirAsia. Apabila seluruh rekomendasi tersebut tidak dilakukan dalam 30 hari, izin operasi penanganan darat langsung kedua maskapai tersebut akan dicabut. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya