Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyatakan industri ekonomi kreatif belum banyak dilirik industri keuangan untuk permodalan dan pembiayaan. Masih banyak industri keuangan yang khawatir pada keberlanjutan usaha-usaha ekonomi kreatif, seperti usaha kecil dan menengah (UKM).
Deputi Bidang Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo menjelaskan sebanyak 77% lembaga keuangan di Indonesia masih mensyaratkan jaminan para pelaku UKM kreatif dalam bentuk fisik, khususnya berbentuk tanah dan bangunan. Padahal, hanya 22% UKM di Tanah Air yang memiliki aset bangunan.
"Industri kreatif kan aset terbesarnya adalah daya kreatifnya yang sifatnya tidak berbentuk. Nah lembaga keuangan belum bisa kenal itu. Mulai sekarang kita akan kenalkan," ucap Fadjar di Jakarta, Selasa (24/5).
Menurut dia, pihaknya akan mulai mengedukasi para lembanga keuangan, baik perbankan maupun non bank, terkait industri UKM kreatif. Bekraf memiliki road map intelectual property financing (keuangan kekayaan intelektual) yang diharapkan bisa lebih mengajak para lembaga keuangan untuk memercayai industri UKM kreatif.
Selain itu, pihaknya terus mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk segera 'melantaikan' para UKM ke pasar modal. Pihak BEI, kata dia, berjanji akan segera merealisasikan program tersebut untuk mendukung UKM memiliki modal yang kuat lewat pasar modal saham.
"Karena kalau ekosistem kekayaan intelektualnya berkelanjutan, akan tercipta monetisasi yang bagus juga dan akan berdampak positif pada nilai ekonomi si UKM kreatif itu," papar Fadjar.
Sayangnya, dia mengaku belum memiliki keseluruhan data terkait UKM kreatif yang sudah mendapatkan permodalan dan pembiyaan dari lembaga keuangan Tanah Air. Dia hanya mencatat ada sekitar Rp2 triliun kredit usaha rakyat (KUR) yang sudah disalurkan oleh PT BNI dan PT BRI. Penyaluran KUR tersebut tercatat sejak Januari sampai April 2016.
Kendati demikian, Fadjar menilai para pelaku UKM kreatif juga harus dibina dalam mengelola modal dan pembiyaan yang mereka terima dari lembaga-lembaga keuangan. Dia menjabarkan ada enam kunci bagi para UKM kreatif yang bergerak sebagai start up, yakni memiliki tim yang berkomitmen dan berkompetensi, memiliki produk, dan memiliki sistem pemasaran. Di samping itu, para UKM start up harus punya strategi menyusun keuangannya dan membuat UKM itu tetap eksis.
Konsultan Keuangan PT Quantum Magna Ligwina Hananto menilai masih banyak UKM kreatif yang belum bisa mengelola keuangannya dengan baik. Banyak UKM kreatif yang dinilai tidak memiliki laporan keuangan yang tercatat rapi dan mendetail.
Menurut dia, hal itu menjadi kesulitan bagi para UKM kreatif untuk 'naik kelas' menjadi pebisnis yang mumpuni. Para pelaku ekonomi kreatif masih sering mencampurkan keuangan bisnisnya dan pribadi.
"Pasti saling bersinggungan dan itu yang tidak baik. Selain itu, para pelaku ekonomi kreatif juga belum banyak yang memiliki kapasitas besar meski permintaan produk mereka besar. Kalau yang ini memang harus dijembatani oleh lembaga keuangan," tutur Ligwina.
Padahal menurutnya, para pelaku UKM kreatif sangat bisa menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia asal bisa terus berkembang dan menyebar. Dia melihat bisnis UKM tidak bisa dijadikan pekerjaan sampingan jika para pelaku usaha benar berniat menyukseskan bisnisnya.
"Para pelaku UKM kreatif pasti suatu hari nanti harus naik kelas masing-masing. Kalau begitu, mereka bisa menjadi tulang punggung ekonomi negeri ini. Jadi UKM kreatif ini memang diharapkan menjadi penyedia lapangan kerja," imbuhnya. (OL-2)
Hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya memperparah kondisi lalu lintas hingga mengalami kemacetan di sejumlah ruas jalan.
Ade Ary mengatakan, kegiatan berlangsung dalam dua sesi utama, yakni pagi pukul 06.00-08.30 WIB dan sore hingga malam pukul 16.00-22.00 WIB.
Kendaraan barang dilarang melintas di jalur arteri maupun jalur tol. Jika ada angkutan barang yang nekat melintas, maka akan dilakukan penindakan.
Rencana pelebaran Jalan Raya Sawangan-Bojongsari sudah direncanakan sejakĀ 2018. Namun, hingga saat ini program tersebut belum terealisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved