Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK sampai sebulan Presiden Joko Widodo kembali memerintahkan para menteri untuk menurunkan harga daging sapi di bawah Rp80 ribu per kilogram (kg) sebelum puasa dan Lebaran.
Dalam Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, kemarin, Jokowi menyentil para menteri dengan membandingkan harga daging di Malaysia dan Singapura yang berkisar Rp50 ribu-Rp55 ribu per kg.
"Jika negara lain bisa, Indonesia pun bisa. Tidak usah di bawah Rp55 ribu dari Rp120 ribu, tetapi di bawah Rp80 ribu. Ini menteri baru pusing semuanya ngurus daging biar bisa Rp80 ribu. Ini tergantung niat," kata Presiden.
Kini, harga daging sapi di Indonesia rata-rata Rp120 ribu-Rp130 ribu bahkan Rp150 ribu per kg menjelang Lebaran. Presiden mengakui persoalan ini tidak mudah diurai karena sudah berlangsung bertahun-tahun hingga dianggap hal biasa.
"Tiga minggu lalu, saya telah perintahkan menteri, caranya tidak mau tahu. Saya minta sebelum Lebaran harga daging harus di bawah Rp80 ribu. Buat saya, ini bukan hal biasa, harus dibongkar dan dijungkirbalikkan. Kita semua perlu kerja keras."
Sebelumnya, ketika memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden Selasa (26/4), Jokowi berharap Lebaran tahun ini bisa memberikan cerita berbeda jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang selalu identik dengan kenaikan harga kebutuhan pokok.
"Harga beras, daging, dan minyak goreng tahun ini coba kita jungkir balikkan menjadi turun harganya. Ini yang jadi target kita," ujar Presiden (Media Indonesia, 27/4).
Akan tetapi, sejak Jokowi menegaskan keinginannya di depan para menteri, harga daging di pasar tetap bergeming di kisaran Rp110 ribu-Rp120 ribu. Sejumlah pedagang di pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam sebulan terakhir menjual daging Rp110 ribu-Rp120 ribu.
Menurut Kepala Dinas Peternakan KBB Adiyoto, pasokan 5.000 ekor untuk memenuhi kebutuhan puasa hingga Lebaran tidak mampu menurunkan harga seperti harapan Jokowi. "Hukum pasar tidak berlaku. Harga tetap naik sekalipun stok melimpah, tapi jangan tinggi sekali. Normal-normal saja."
Di Pasar Tabanan, Bali, harga daging kualitas I menjadi Rp110 ribu dari Rp105 ribu, sedangkan harga daging kualitas II dari Rp100 ribu naik menjadi Rp105 ribu.
Di Pasar Pembangunan, Pangkal Pinang, Yusrizal, seorang pedagang, membenarkan sudah sebulan harga daging melonjak dari Rp110 ribu menjadi Rp120 ribu.
Daging impor
Saat menanggapi harga daging yang tetap tinggi, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Sapi Thomas Sembiring menyatakan, selama pihak swasta dilarang mengimpor, harga tidak akan turun drastis.

"Pemerintah menugasi PT Berdikari mengimpor 10 ribu ton. Daging yang dijual Berdikari tidak bisa sampai Rp80 ribu kecuali kadar lemaknya tinggi. Paling bisa ditekan hingga Rp90 ribu. Sampai Tanjung Priok saja sudah Rp80 ribu," ungkap Thomas.
Direktur Bahan Pokok dan Barang Strategis Kemendag Robert James Bintaryo mengatakan daging yang diimpor PT Berdikari belum dilepas ke pasar. "Ya, daging impor belum masuk ke pasar. Wajar kalau harga masih tinggi."(Jes/Pol/AT/DG/RS/RF/X-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved