Masyarakat Jangan Konsumtif selama Puasa

Dwi Apriani
24/5/2016 02:00
Masyarakat Jangan Konsumtif selama Puasa
(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

MENJELANG Ramadan, harga sejumlah komoditas terus melonjak karena permintaan naik. Padahal, stok terbatas. Untuk mencegah itu, masyarakat diharapkan tidak konsumtif selama Ramadan. Seperti terjadi di Sumatra Selatan, lima komoditas, yakni beras, daging ayam, bawang merah, cabai merah, dan telur ayam, telah menyebabkan inflasi. Harga lima komoditas itu terus fluktuatif, padahal ketersediaan terbatas. "Saat ini inflasi di Sumatra Selatan masih 0,2%. Saat Ramadan diharapkan inflasi bisa direm," kata Kepala Bank Indonesia perwakilan Provinsi Sumatra Selatan, Ponco Hamid Wibowo, Senin (23/5). Menurutnya, inflasi bisa terjaga apabila masyarakat tidak konsumtif atau melakukan aksi borong terhadap bahan-bahan pangan. "Kalau masyarakat bisa mengendalikannya, harga kebutuhan pokok tidak melonjak drastis," tambahnya. Operasi pasar yang digelar akhir-akhir ini tidak memenyebutkan harga gula pasir di pasaran Rp16 ribu per kg. Setelah operasi pasar, harga gula Rp14 ribu-Rp15 ribu per kg. "Turunnya tipis," kata Edhy.

Operasi Pasar
Sebaliknya, sejumlah daerah gencar menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga. Dari Banyumas, Jawa Tengah, Bulog Subdivre setempat segera menggelar operasi pasar bawang merah. Operasi pasar bawang merah di Banyumas dan sekitarnya didatangkan dari Bulog Subdivre Pekalongan. Saat ini harga bawang merah di Banyumas masih berkisar Rp40 ribu per kg dari sebelumnya Rp25 ribu per kg. "Untuk uji coba ada 2.000 kilogram bawang merah yang akan digelontorkan ke sejumlah pasar di Banyumas," kata Humas Bulog Subdivre Banyumas, M Priyono. Tiap-tiap konsumen akan mendapat jatah 1 kg bawang merah dengan harga Rp25 ribu per kg.

Di Jawa Timur, sejumlah kabupaten serentak menggelar operasi pasar murni. Di Tuban dan Bojonegoro, komoditas yang dijual saat operasi pasar ialah beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir. Di bagian lain, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai perkembangan harga komoditas pangan menjelang Ramadan masih normal. Hal itu diungkapkan Ketua KPPU, Syarkawi Rauf, saat memimpin Tim Gabungan KPPU bersama Pemkot Surakarta untuk melakukan sidak di Pasar Tanggul, Surakarta, Jawa Tengah Senin (23/5).

"Mudah-mudahan di wilayah lain di Tanah Air kondisinya juga tetap normal," harap Syarkawi. Pada kesempatan itu Kabiro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Agung Hendardi, berjanji akan tetap menjaga kestabilan pasokan dan harga sembako melalui Toko Tani Indonesia (TTI). Saat ini sudah ada 300 TTI di sejumlah wilayah. "Ditargetkan akan ada 1.000 unit TTI," jelasnya. (/LD/YK/WJ/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya