Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBEKUAN sementara 95 rute penerbangan, yakni 93 domestik dan 2 internasional, untuk maskapai Lion Air diyakini tidak akan memengaruhi layanan transportasi udara saat Lebaran. Pemerintah diminta mengantisipasi itu dengan menyiapkan tambahan penerbangan untuk melayani rute yang selama ini dilayani maskapai berlambang kepala singa bersayap itu. "Saya rasa tidak memengaruhi karena pembekuan sementara waktu. Namun, lebih baik kepentingan menyelamatkan orang banyak daripada memberikan izin seperti itu. Ini tidak akan mengganggu baik penerbangan domestik maupun internasional," ungkap anggota Komisi V DPR, Fauzih Amro, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (21/5).
Parlemen pun akan melakukan pertemuan pada H-5 atau H-10 Lebaran dengan Kementerian Perhubungan untuk melakukan antisipasi. "(Antisipasi) seperti izin extra flight, tapi jangan sampai izin belum keluar rute tambahan sudah dibuka," lanjutnya. Pihaknya akan memanggil maskapai bermasalah yang sudah dikenai sanksi akhir-akhir ini. "Kita akan panggil pada Selasa (24/5) atau Rabu (25/5), Kementerian Perhubungan dan Lion Air, termasuk Air Asia." Pihaknya juga mendukung sanksi dari Kementerian Perhubungan terhadap Lion Air. "Apa yang dilakukan pemerintah sudah tepat dan sanksi ini memberikan efek jera baik kepada Lion Air maupun penerbangan lain," imbuhnya.
Terkait dengan gugatan balik dari Lion Air, ia menganggap hal itu sebagai hak perusahaan. Namun, dia yakin masyarakat memiliki penilaian tersendiri dengan posisi mendukung pemerintah. Pengamat penerbangan, Chappy Hakim, menambahkan maskapai perlu tahu diri bahwa tugas mereka mematuhi lembaga yang mengatur dan membuat aturan. "Hal seperti ini mendasar, harus ditangani. Kita lihat ada niatan baik untuk kembalikan rules of game, speed, power, accuracy. Negara jadi contracting speed," tandasnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved