Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH situs perdagangan valas mencatatkan pelemahan nilai tukar rupiah yang cukup tinggi dua hari belakangan. Jumat (20/5) rupiah ditutup di angka Rp13.639 atau melemah 0,55% dari dari perdagangan di hari sebelumnya.
"Pelemahan rupiah ini paling besar jika dibandingkan dengan mata uang negara lain asia," ungkap ekonom Bank Permata Josua Pardede, Jumat (20/5).
"Artinya dalam dua hari terakhir ini melemah hampir 1,6%," lanjut Josua.
Hal ini menurutnya dipicu oleh pernyataan sejumlah bankir negara paman sam yang mengisyaratkan adanya peluang suku bunga Federal Reserve (The Fed) dapat disesuaikan bulan depan. Tentu penyesuaian itu mensyaratkan pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi dan juga pengangguran yang terjaga di Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut menurut Josua memicu kepanikan pasar. Padahal jika pasar mau teliti, Ia menilai penyesuaian suku bunga itu kecil kemungkinan terjadi bulan depan mengingat pertumbuhan ekonomi AS stagnan di 2% pada kuartal I lalu. "Kalau saya prediksi semester dua lah, either itu bulan September atau November," ucap Josua.
Adapun fundamental nasional menurutnya juga sedikit memberi pengaruh melihat adanya penurunan prediksi pertumbuhan ekonomi oleh Bank Indonesia menjadi 5-5,4% serta pencapaian pertumbuhan kuartal I yang kurang memenuhi ekspektasi.
"Kalau dari fundamentalnya tertahan di Rp13.500 kira-kira. Kalau kembali ke Rp13.300 seperti dua hari lalu cukup berat," tambah Josua.
Meski fundamental perekonomian memburuk ia memprediksi rupiah tidak akan kembali melampaui Rp14.000 seperti yang terjadi tahun lalu. Kendati, ia menggarisbawahi sejumlah tantangan yang akan memberi tekanan lebih pada dolar AS.
"Bulan Juni ada pembayaran deviden, jatuh tempo utang luar negeri dan pembayaran impor. Paling tekanan itu aja. Kalau fundamentalnya tidak akan lewat Rp14.000," ulas Josua. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved