Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) yang secara mendadak mengunjungi Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Banten, memastikan terminal tersebut siap digunakan pada Juni 2016.
Di luar agenda kepresidenan, secara mendadak Presiden Jokowi mengunjungi Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Rabu (11/5) sore.
Saat tiba di Terminal 3 Ultimate, Presiden Jokowi disambut oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Direktur Utama Garuda Arif Wibowo, dan Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Budi Karya yang ketiganya lebih dahulu hadir di lokasi.
Kepada wartawan yang menanyakan soal kunjungannya yang mendadak tersebut, Presiden menyatakan ingin secara langsung memastikan kesiapan apakah terminal baru tersebut dapat digunakan pada saat Lebaran nanti. "Sebelum Lebaran kita harapkan sudah bisa dipakai. Oleh sebab itu, saya ingin memastikan kesiapannya, tetapi kalau melihat seperti ini, saya kira insya Allah akan siap," ujar Jokowi.
Dirut AP II Budi Karya menambahkan, proses pembangunan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah mencapai 98% dan diharapkan dapat diselesaikan pada 26 Mei 2016. "Ini sudah 98%. Harapan kita 26 Mei itu konstruksi selesai. Garuda masih memiliki waktu uji coba selama 2 minggu. Kami akan mengusulkan kepada Bapak Presiden 15 Juni (untuk diresmikan)," jelasnya.
Presiden kemudian melanjutkan bahwa dari sisi kapasitas, kondisi Bandara Soekarno-Hatta saat ini sangat kurang memadai. Jika pembangunan Terminal 3 ini sudah selesai, Presiden akan menginstruksikan kepada Menteri BUMN untuk sudah memulai pembangunan terminal yang selanjutnya. Hal tersebut dimaksudkan untuk persiapan dalam menopang pertumbuhan ekonomi ke depan.
"Harus langsung menuju keempat. Nanti kalau tidak didahului pasti akan kurang lagi. Selain terminal, memang yang lebih penting runway-nya juga harus ditambah," lanjut Jokowi.
Mengenai daerah mana saja yang akan mendapatkan perlakuan yang sama terkait dengan pembangunan atau perbaikan infrastruktur bandara yang serupa dengan Bandara Soekarno-Hatta, Presiden menjawab bahwa ke depan semua bandara akan diberikan perlakuan yang sama.
"Saya kira sekarang semua bandara dan terminal kita bangun, runway kita perpanjang, hampir semuanya. Contohnya di Silangit yang tidak pernah dipakai, setelah kita sampaikan terminal maksimal Oktober harus selesai. Robohkan, bangun! Runway-nya perpanjang. Saat itu saya perintahkan Dirut Garuda untuk terbang ke sana seminggu tiga kali, tetapi ternyata sekarang sudah ada empat penerbangan ke sana selain Garuda," ungkapnya.
Lebih jauh, Presiden juga mengutarakan rencana untuk membangun kereta api bandara yang akan menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta ke pusat kota Jakarta yang diharapkan akan siap pada awal 2017. Tidak hanya di perkotaan, Presiden Jokowi juga menekankan akan turut membangun angkutan massal di daerah-daerah.
"Ini masih dalam proses kalkulasi dan perhitungan. Termasuk di daerah-daerah seperti di Palembang akan kita sambungkan LRT (Light Rail Transit) dari bandara ke kota. Di tempat lain pun juga sama, bahwa angkutan massal itu akan kita dahulukan untuk pembangunan sebuah kota," jelasnya. (Ant/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved